31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Berseragam Lengkap, Personel Polres Kudus Sidak Penyedia Jasa Penukaran Uang

BETANEWS.ID, KUDUS – Satuan Kepolisian Resort (Polres) Kudus melakukan sidak terhadap sejumlah penyedia jasa penukaran uang baru di Jalan Sunan Kudus, Rabu (5/3/2023). Sidak itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran uang palsu melalui jasa penukaran uang menjelang Ramadan.

Kepala Satuan (Kasat) Samapta AKP Ngatmin mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan di lokasi penukaran uang yang mulai menjamur di Kudus, untuk memastikan keamanan saat warga melakukan transaksi.

“Lokasi bertransaksi kan di tepi jalan. Jadi pengecekan ini untuk memberi rasa aman kepada masyarakat yang sedang bertransaksi,” ujar Ngatmin kepada awak media di salah satu lokasi penukaran uang.

-Advertisement-

Baca juga: Jasa Penukaran Uang Receh Baru di Kudus Mulai Marak

Selain itu, kata Ngatmin, pihaknya juga melakukan pengecekan uang yang akan ditukarkan kepada warga. Beberapa uang baru berbagai pecahan ia periksa, bahkan sampai diterawang.

“Hal itu untuk memastikan tak ada uang palsu yang terselip. Sehingga masyarakat yang ingin menukar uang tak ada yang dirugikan,” bebernya.

Dia mengatakan, jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Sunan Kudus merupakan satu komunitas yang berasal dari Semarang. Mereka mengambil untung 10 persen dari nominal uang yang ditukarkan oleh warga.

“Untuk transaksi kami nilai aman. Apabila ada masyarakat yang dirugikan silahkan nanti melapor ke Polres Kudus,” imbaunya.

Ngatmin menuturkan, pantaun seperti itu akan dilakukan rutin. Setiap patroli, Tim URC Muria akan singgah di lokasi yang rawan terjadi tindak kejahatan.

Selain mengecek tempat jasa penukaran uang, dia mengatakan, selama Ramadan Tim URC Muria juga akan rutin melakukan patroli di beberapa titik untuk mejaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Patroli dilaksanakan, terutama di masjid-masjid untuk Salat Tarawih, mengantisipasi pencurian motor.

Baca juga: Orang Semarang Ini Buka Jasa Penukaran Uang di Kudus Gadaikan Sertifikat Tanah

“Tempat-tempat keramaian tetap kami pantau, sehingga tak terjadi perkelahian, balap liar atau pu perang air yang magi marak di Kudus. Serta pesta minuman keras para pemuda tak bertanggung jawab di tengah malam maupun jelang sahur,” imbuhnya.

Sementara itu, satu di antara penyedia jasa penukaran uang, Indriyanto setyo Nugroho mengaku senang ada patroli dari pihak kepolisian. Sebab, hal itu akan memberikan rasa aman untuk bertransaksi.

“Tidak was-was pas didatangi polisi, karena memang uang saya ini asli dari bank. Justru dengan adanya patroli dan pengecekan dari pihak kepolisian ini saya malah senang. Berarti kami dalam pantauan dan aman dari tindak kejahatan,” ujarnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER