BETANEWS.ID, KUDUS – Sampai Sabtu (4/3/2023), banjir yang melanda Kabupaten Kudus masih menggenangi 11 desa di 5 kecamatan. Desa yang kebanjiran itu adalah Desa Temulus, Payaman, Gulang, Golantepus, Jati Wetan, Tanjung Karang, Jetis Kapuan, Ngemplak, Karangrowo, Undaan Lor, dan Wates. Saat ini, ketinggian banjir di permukiman antara 30 hingga 50 sentimeter.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan, banjir itu merendam 1.977 rumah dengan korban terdampak berjumlah kurang lebih 25 ribu orang.
“Sementara jumlah warga yang mengungsi ada 471 jiwa dari 233 KK yang tersebar di beberapa posko pengungsian, di antaranya di Balai Desa Payaman, Gulang, Jati Wetan, Karangrowo, GKMI Tanjung Karang, Klenteng Tanjung Karang, serta Gedung PKK Desa Jetis Kapuan,” beber dia melalui siaran tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).
Baca juga: Jeritan Warga Payaman Kudus, Kurun Waktu 2 Bulan Sudah Ngungsi Dua Kali Karena Banjir
Selain posko pengungsian, dapur umum yang masih aktif menyediakan logistik bagi korban banjir ada enam, yaitu di Balai Desa Payaman, Gulang, Jati Wetan, Ngemplak, GKMI Tanjung Karang, serta Masjid Baitun Naim Karangrowo.
Selain ada puluhan ribu warga yang terdampak, banjir juga merendam kurang lebih 4.924 hektare sawah di lima Kecamatan. Sementara lahan sawah paling banyak terendam banjir ada di Kecamatan Undaan dengan luas 3.145 hektare.
Editor: Ahmad Muhlisin

