31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Hadiri Expo Ekonomi Kreatif di Museum Kretek, Hartopo Sebut Kudus Kota Ajaib

BETANEWS.ID, KUDUS – Acara Sarasehan Tembakau dan Expo Ekonomi Kreatif yang digelar di Museum Kretek dibuka langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo, Sabtu (18/2/2023). Dalam acara yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus bersama Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kudus dan R-TAR (Republik Tembakau Akar Rumput) Indonesia itu, Hartopo menyebut bahwa Kudus adalah Kota Ajaib.

Bukan tanpa alasan, menurutnya, keajaiban tersebut dikarenakan Kudus yang tidak memiliki kebun tembakau tapi memiliki sejumlah pabrik rokok besar. Selain itu, Kudus yang tidak memiliki laut juga punya sekolah pelayaran.

“Padahal banyak kabupaten dan kota yang punya laut tidak punya sekolah pelayaran. Jadi Kudus memang sejak dulu merupakan kabupaten kreatif. Sehingga saya sangat mendukung munculnya Komite Ekonomi Kreatif Kudus,” terangnya.

-Advertisement-
Bupati Kudus HM Hartopo bersalaman dengan salah satu anggota komunitas motor yang hadir dalam acara Expo Ekonomi Kreatif di Museum Kretek. Foto: Ahmad Rosyidi.

Baca juga: Disbudpar Gandeng Ekraf Kudus Gelar Pameran Budaya dan Wisata di Museum Kretek

Dia juga berharap, ke depan bisa menganggarkan 40 persen APBD untuk produk lokal. Hartopo juga meminta agar UMKM di Kudus segera masuk dalam E-Katalog.

“Saya senang adanya ekonomi kreatif ini, kedepan saya berharap masyarakat dapat ikut urun rembuk mengisi kegiatan di Museum Kretek. Biar Museum ini jadi ikon Kudus dan bisa menjadi rujukan destinasi wisata nasional bahkan internasional,” katanya.

Hartopo membeberkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kudus mencapai 2,5 persen. Dan pada tahun 2023, mentargetkan pertumbuhan sebesar 3 persen. Pihaknya berharap, dengan adanya sarasehan Ekonomi Kreatif dapat menjadi stimulasi dan motivasi bagi pelaku UMKM maupun Ekraf Kudus.

“Terima kasih kepada pegiat tembakau yang ikut mensukseskan acara ini. Kami tunggu ide-ide kreatif yang lain,” ujar Hartopo dalam sambutan.

Baca juga: Stand Khas Kudusan Jadi Juara I di Jakarta Kreatif Ekspo 2022

Selain Hartopo, Ketua Ekraf Kudus Valerie Yudistira Pramudya menjelaskan, bahwa kretek merupakan budaya Indonesia yang terlahir di Kudus. Dengan menengok sejarah, pihaknya berhasil mengkolaborasikan KEK Kudus dengan R-TAR menggelar acara bertajuk “Kretek Pulang ke Rumah”.

“Kebetulan pada hari ini kita menggelar acara sarasehan dan expo di Museum Kretek. Museum Kretek ini merupakan museum yang menyimpan sejarah rokok satu-satunya di dunia. Harapan kami, ini melalui museum ini dapat memakmurkan nilai-nilai budaya dan destinasi wisata di Kota Kretek,” tambah pria yang akrab disapa Valerie itu.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER