BETANEWS.ID, KUDUS – Meski banjir sudah surut di Kabupaten Kudus, tapi bantuan bagi korban banjir masih tetap berdatangan. Kali ini bantuan datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Musthofa yang menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah.
Bantuan yang diberikan sebanyak satu truk sembako dengan jumlah 1.500 paket. Sembako itu diberikan kepada korban banjir di empat Kecamatan, yaitu Mejobo, Undaan, Jati, dan Kaliwungu.
Ada momen unik ketika Musthofa menyerahkan bantuan kepada warga Dukuh Karanganyar, Desa Payaman, Kecamatan Mejobo. Ketika memberikan sambutan dan menyapa warga, mantan Bupati Kudus dua periode itu diajak selawatan oleh warga.
Baca juga: LPS Beri Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Kudus di 4 Kecamatan
“Ya robbi bil musthofa baligh maqo sidana, ya robbi bil musthofa baligh maqo sidana, Waghfirlana mamadho ya wasi’al karomi,” begitu ucap warga secara serentak
Mendengar itu, Musthofa kemudian menyeletuk kalo selawata itu bentuk sindiran kepadanya karena ada lafal ‘musthofa’.
“Para warga ini selalu menyindir saya dengan selawatan. Namun, tidak apa-apa malah bagus,” kelakar politikus Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) tersebut.
Terlepas dari momen itu, Mustofa menuturkan bahwa banjir adalah musibah. Penanganannya harus dikerjakan bersama-sama, mulai dari warga, kepala desa, camat, pemerintah daerah dan pusat, kepolisian, serta TNI.
Baca juga: Kunjungi Korban Banjir Kudus, Kasdam lV/Diponegoro Beri Bantuan Beras 1 Ton
“Semua harus gotong royong menangani banjir ini. Banjir adalah sebuah musibah yang terjadi karena siklus iklim. Ada musim kemarau dan musim hujan ini lah yang mengakibatkan banjir,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jateng Rahmat Dwi Saputra mengatakan, pemberian bantuan ini sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudara di Kudus yang terkena musibah banjir. Dia mengungkapkan, paket sembako itu berisi beras, minyak goreng, mie instan dan kopi.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat. Serta mampu meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

