Suka Bikin Kerajinan Tangan, Guru TK Ini Sukses Buat Bros yang Peminatnya Hingga Luar Negeri

BETANEWS.ID, KUDUS – Wanita itu tampak berada di depan pintu rumahnya dan sibuk membuat kerajinan. Tampak beberapa alat seperti tang, pernak-pernik, lem tembak, benang, yang kemudia ia rangkai menjadi bentuk bros cantik.

Ia adalah pemilik usaha kerajinan aksesoris bros Atha Craft Handmade , yakni Emy Widiastuti (35). Sambil meneruskan membuat bros, Emy membagikan kisah menariknya kepada Betanews.id awal mula dirinya gemar menekuni kerajinan tangan.

Baca juga: Bros Keren dari Atha Craft Handmade, Penjualannya Hingga Mancanegara

-Advertisement-

Ia mengatakan, ide membuat bros, khususnya bros inisial huruf, yakni saat dirinya iseng browsing Facebook dan mengetahui temannya memposting kelas online yang diadakan dari Jakarta. Iseng mengikuti dan membuat bros, Emy kemudian mengkreasikannya dan menjadikan sebagai peluang usaha.

“Saat itu, ada teman yang ingin dibuatkan souvenir, sebelum bros, dulu flanel malah. Lama-lama temen request minta dibuatkan bros, jadi keterusan hingga sekarang,” kata wanita yang tinggal di Desa Purworejo RT 01 RW 02 Kecamatan Bae, Kudus.

Sebelum membuat bros, lanjut Emy ia bahkan telah memulai kerajinan lain yaitu flanel. Memiliki ide kreatif dan suka dengan kerajinan, Emy pun mengembangkan bakatnya itu dengan membuat produk lain diantaranya strep masker dan buket bunga.

“Saya memang suka berkreasi, membuat bros, step mask, dan buket pun saya otodidak lihat-lihat di internet dan dikembangkan sendiri,” ujarnya.

Bros yang dijual Rp 35-300 ribu tak main-main pelanggannya, Emy mengaku bahkan sering mendapatkan orderan pembeli luar negeri dari Taiwan, Hongkong, Australia, dan Malaysia. Tidak hanya itu, ia juga sering kewalahan saat mendekati momen Lebaran, lantaran banyaknya pesanan dari pembeli.

“Setelah pulang mengajar kan siang, setelah itu baru buat bros dan kerajinan lainnya. Pernah ramai sekali itu momen mendekati lebaran Idul Fitri, saya hampir kewalahan karena membuat hingga ratusan dan digarap sendiri,” terangnya.

Baca juga: Tampil Cantik dan Elegan dengan Bros dari Batu Swarovski

Emy menjelaskan, memiliki usaha bros ternyata selamanya berjalan mulus. Masa melonjak pandemi Covid-19, ia sempat sepi pembeli. Akan tetapi, ia tidak putus asa dan tetap membuat bros sembari mengikuti kerajinan yang sedang trend.

“Sebelum Covid-19 ramai sekali, bros inisial huruf itu. Tapi semenjak Covid-19 pemesanan menurun lalu saya beralih membuat step mask dan buket bunga. Ya apa yang ramai sekarang lah saya ikut berkreasi juga,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER