BETANEWS.ID, SEMARANG – Semarang In Your Hands gandeng 23 UMKM lokal untuk naik kelas melalui digitalisasi. Kegiatan yang dilaksanakan di Wisma BP Dikjur Semarang ini, dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomian Kreatif secara online, pada Kamis (8/12/2022).
Dalam kegiatan itu, menghadirkan berbagai narasumber kompeten di bidang wirausaha, ekonomi kreatif dan bisnis berkelanjutan asal Semarang. Di antaranya Lia Oktaviani Handoko, pengusaha mainan kayu dan dekorasi serta Devy Natalia, pengusaha pakaian anak.
Baca juga: Fasilitasi Pelaku UMKM Terhubung dengan Pasar Daring, Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi SI UMI
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Semarang Nurjanah menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sangat mengapresiasi atas gelaran acara itu. Ia berharap, melalui Semarang In Your Hands mampu membawa para pelaku UMKM untuk naik kelas dan menghantarkan produk mereka sampai luar negeri.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus, karena nantinya pelaku UMKM yang produknya sudah memenuhi syarat ini bisa diberikan arahan dan tata cara, bagaimana produk mereka bisa naik kelas dan bisa ekspor ke luar negeri,” ungkapnya di sela-sela mengunjungi stand UMKM.
Ia pun meminta kepada penyelenggara untuk turut mengundang para retail dan para pengusaha, agar nantinya para pelaku UMKM ini produknya bisa dipasarkan di retail tersebut seperti Indomaret, Alfamart dan lain sebagainya. Kemudian untuk para pengusaha besar, juga bisa untuk link and match (menghubungkan dan mencocokkan) melalui produk umkm yang ada di Kota Semarang ini.
“Tadi juga saya minta untuk pelaku UMKM untuk mengajukan diri untuk masuk ke e-katalog. E-katalog ini merupakan kebijakan pemerintah, yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), di mana pemerintahan itu dalam membelanjakan produk dan jasa harus membeli dari UMKM lokal. Melalui ini, nanti dampaknya akan sangat membantu umkm lokal itu sendiri,” tutupnya.
Salah satu penggagas Semarang In Your Hands dan pelaku ekonomi kreatif, Myrna Soeryo mengatakan, Kota Semarang memiliki pertumbuhan UMKM berizin tertinggi sejumlah 91 ribu lebih berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kota Semarang.
Baca juga: Pelaku UMKM di Semarang Dipacu Naik Kelas dengan Manfaatkan Aplikasi PaDi
Hal itu menjadi alasan diselenggarakan kegiatan ini. Selain itu, juga untuk memberikan edukasi kepada UMKM pentingnya menerapkan bisnis berkelanjutan dan ekonomi digital, agar bisnisnya terus bertahan dan berkembang.
“Untuk itu Semarang In Your Hands diadakan sehingga dapat membina dan mendorong pengusaha UMKM Semarang, agar memiliki literasi digital, kreativitas dan menjadi pelaku bisnis berkelanjutan guna mengoptimalkan peluang pasar dan menaikkan skala bisnisnya,” ucap Myrna.
Editor: Kholistiono

