31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Ikuti Lomba Mirip Pahlawan, Yasinta Tiru Laksamana Malahayati Karena Sosok Pemimpin Wanita yang Hebat

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan SD Negeri Pekunden, Kota Semarang menggelar lomba mirip pahlawan. Dalam lomba ini, siswa menirukan gaya khas berpakaian dari masing-masing pahlawan, dan akan menceritakan biografi pahlawan tersebut.

Kepala SDN Pekunden Abdul Khalik menerangkan, dengan cara seperti ini, siswa dapat mengetahui lebih detail tentang tokoh pahlawan, terutaman pahlawan yang mereka tirukan.

“Kalau hanya mengikuti uacara seperti biasa, anak hanya mendapatkan rasa nasionalisme saja. Tapi kalau dengan lomba mirip pahlwan seperti ini, seluruh siswa terlibat untuk mencari siapa pahlwan mana yang mirip dengan mereka. Kemudian setelah memilah dan menemukan pahlawan yang mirip, mereka otomatis juga mengenal lebih banyak pahlawan,” katanya, Rabu (9/11/2022).

-Advertisement-
Seorang siswa meniru sosok Soekarno dalam lomba mirip pahlawan. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Sosrokartono, Sang Pahlawan Tanpa Tanda Gelar

“Dilanjut nanti mereka juga akan disuruh menulis biografi pahlawan di kertas dan menghafalkan untuk dibacakan nanti saat lomba. Dengan begitu mereka akan lebih mengingat tokoh pahlawan,” tambahnya.

Kemudian mengenai jumlah siswa yang ikut, lanjut Khalik, ada sebanyak 24 siswa. Masing-masing kelas mengajukan 2 siswa, yaitu putra dan putri.

“Masing-masing kelas mengajukan 2 siswa, jadi total ada 24 siswa. Pada lomba ini menceritakan biografi dengan menggunakan dresscode atau kostum yang sesuai dengan karakter pahlawan yang mereka pilih,” ujarnya.

“Dengan demikian hari pahlawan ini masuk di sanubarinya, tidak hanya mirip dengan pahlawan, tapi akan sama perilakunya dengan pahlawan itu,” imbuhnya.

Adapun penilaian yang dilakukan oleh juri, yakni penampilan yang totalitas, kemiripan wajah dengan pahlawan yang dipilih, penguasaan penyampaian biografi, serta nilai-nilai kepahlawanan yang bisa ditiru dan diambil oleh masing-masing siswa.

“Dari lomba ini, kita ada beberapa kategori, yaitu juara lomba mirip pahlawan akan mendapatkan tropi dan juara favorit mirip pahlawan mendapatkan piagam, masing-masing ada juara 1,2, dan 3,” katanya.

“Untuk lomba juara favorit ini nanti penilaiannya dari like terbanyak di Instagram. Dengan demikian sekolah ini akan lebih dikenal kreativitasnya. Semua orang tua kan sudah banyak punya Instagram. Untuk batas penilaian sampai hari ini jam 12 dan pengumumannya besok jam 8 pagi,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu siswa yang mengikuti lomba, Yaasintha Aura Firdausa kelas 6 mengatakan, dalam lomba kali ini, ia menirukan pahlawan Laksamana Malahayati dari Aceh.

Baca juga: Ziarah ke Makam ‘Singa Betina’, Ganjar Siap Perjuangkan Pocut Meurah Intan Jadi Pahlawan Nasional

Yaasintha mengaku, Alasannya memilih Laksamana Malahayati karena ia menyukai pahlawan tersebut. Ia menceritakan pahlawan tersebut adalah pemimpin wanita yang hebat karena berhasil memimpin 2000 orang pasukan inang balai dan juga memiliki keberaniannya yang sangat hebat.

Ia mengaku, untuk persiapan mengikuti lomba terbilang repot karena harus mencari baju serta aksesori agar sama seperti pahlawan yang ia pilih.

“Persiapannya tentu lumayan repot, karena harus nyari nyari baju dan aksesoris yang sama. Kalau untuk membuat teks biografi dari Laksamana Malahayati yang harus diringkas dan menghafalkannya tidak ada kendala,” ujarnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER