Menu-Menu Nikmat di Warunge Pakdhe yang Bikin Nongkrong Makin Asyik

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa Pembeli tampak asyik mengobrol ditemani secangkir kopi di Kedai Warunge Pakdhe, Jalan Ganesha 2, Keluahan Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Kudus, atau depan SMK 1 Kudus. Di tengah hiruk pikuk pengunjung itu, tampak dua pelayan pria dan wanita berjibaku membuat menu dan mengantarkannya kepada mereka.

Di sisi lain, seorang pria memakai hoodie hitam terlihat sedang berbincang-bincang dengan seseorang. Ia tak lain adalah owner Warunge Pakdhe yakni Satria Agus Himawan. Saat ditemui, ia bersedia menceritakan coffee shop yang dibukanya sejak 2018 lalu itu.

Beberapa pembelisaat nongkrong di Warunge Pakdhe. Foto: Kaerul Umam

Dalam merintis usaha kuliner, Satri mengedepankan konsep kesederhanaan yang mampu menarik semua kalangan. Selain itu, menu yang disediakan juga ramah kantong.

-Advertisement-

Baca juga: Jualan Kopi Unik Ala Side Culture, Jualan Pakai Motor tapi Menunya Serasa Coffee Shop

“Jadi di sini semua lapisan masyarakat mulai anak muda hingga dewasa masuk. Tapi kebanyakan memang dari kalangan anak muda, karena kami menyediakan banyak menu kopi dengan harga yang bersahabat, khususnya untuk anak muda,” bebernya, Jumat (21/10/2022).

Menu-menu itu, kata Satria, meliputi kopi susu, espresso, kopi tubruk, kopi turkis, kopi moktail, dan lain sebagainya. Selain itu juga ada milksake, squash, best milk, dan best tea. Dari sekian banyak menu yang tersedia, di sana mempunyai menu andalan yaitu signature kopi pakdhe, nitros kopi, dan kopi mint.

“Kalau untuk harga mulai dari Rp7 ribu sampai Rp17 ribu. Fasilitas ada WIFI dan setiap Jumat malam dua pekan sekali ada live music,” rincinya di kedai yang buka mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB tersebut.

Baca juga: JI-TU Coffee, Tempat Ngopi Asyik yang Jadi Langganan Pegawai Kantoran di Kudus

Kedai yang berada jauh dari kebisingan suara kendaraan itu rata-rata penjualan kopinya cukup stabil. Menurut Satria, dalam sehari omzet bisa mencapai Rp600 ribu hingga Rp700 ribu di hari biasa.

“Kalau musim hujan seperti ini ada penurunan sedikit lah. Untuk tempat kita  lebih santai suasananya, kemudian di sini juga tidak terlalu bising karena di sini bukan jalur utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, awal merintis usaha tersebut berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap kopi, yang kemudian ia mempelajari tentang kopi sejak 2016 lalu.

“Saya berharap ke depannya semoga selalu memberikan menu kopi yang selalu update, agar pembeli puas dengan layanan di sini,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER