Ganjar Sebut 20 Persen Bumil di Jateng Anaknya Terancam Stunting

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut ada 20 persen ibu hamil di wilayahnya yang anaknya terancam stunting. Mereka membutuhkan pendampingan untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan terjaga dengan baik. Maka dari itu, dirinya mengajak mahasiswa dan perguruan tinggi bisa mengambil peran untuk mendampingi yang bermasalah itu sampai melahirkan dan memastikan ibu dan anaknya selamat.

“Di Unimus ini kan ada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat. Mahasiswa kita ajak untuk mereka peduli. Jadi ini mengasah kepekaan sosialnya, maka social capital yang dimiliki harapan kita  bisa dipraktikkan,” kata Ganjar usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Unimus, Senin (5/9/2022).

“Kalau itu bisa didampingi oleh teman-teman mahasiswa maka learning process-nya mereka belajar, bagaimana mendampingi. Dosennya membimbing. Maka ini merdeka belajar yang konkret. Stuntingnya bisa kita cegah,” jelas Ganjar.

-Advertisement-

Baca juga: Hendi Sebut Perbedaan Data Antara Daerah dan Pusat Jadi Penghambat Penanganan Stunting

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini sedang getol untuk menekan stunting. Sejumlah program telah dilakukan termasuk di antaranya Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng) atau pendampingan untuk ibu hamil dan one student one client atau satu mahasiswa mendampingi seorang ibu hamil.

“Kita kan lagi bergerak ini. Ada penurunan stunting, bagaimana menjaga kesehatan ibu-anak, khususnya mereka yang sedang hamil,” katanya.

Terkait teknis, perguruan tinggi bisa menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah. Mahasiswa yang ikut serta dalam one student one client kemudian bisa mendapatkan apresiasi, baik nilai akademik maupun nilai praktik di masyarakat.

Baca juga: Pernikahan Dini Disebut Jadi Penyumbang Angka Stunting di Kota Semarang

“Kita bisa kerja sama dengan Unimus. Mahasiswa kita ajak dan kita kasih perhatian, reward, dan apresiasi kepada mereka agar selama ia kuliah pernah melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan,” kata Ganjar.

Dalam kuliah umum itu, Ganjar juga sempat tanya jawab dengan sejumlah mahasiswa. Setidaknya ada empat mahasiswa yang bedialog dan mendapatkan hadiah dari Ganjar. Dua mahasiswa mendapatkan hadiah uang SPP satu semester, dua lainnya mendapatkan hadiah buku dan produk UMKM.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER