Sehari Bisa Habiskan Tiga Ton Tepung untuk Produksi Kerupuk Saluyu

BETANEWS.ID, MAGELANG – Di halaman samping sebuah rumah tampak dipenuhi dengan kerupuk yang dijemur. Jumlahnya tergolong banyak. Sedangkan di bagian belakang rumah, puluhan orang dengan aktivitas yang berbeda langsung jelas terlihat. Ada yang menggoreng, ada yang melakukan pengemasan, ada pula yang mengangkat kerupuk yang dijemur, serta ada yang mencetak kerupuk. Begitulah suasana ketika masuk ke tempat pembuatan Kerupuk Saluyu di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Bahkan, para karyawan menawarkan kepada reporter Betanews.id jika hendak mencoba melalukan aktivitas produksi kerupuk. Pada bagian pengemasan, para karyawan juga tak henti-hentinya menyuruh untuk mencoba kerupuk yang sudah siap santap tersebut.

Proses pembuatan kerupuk. Foto: Budi Prasetyo.

Baca juga: Kerupuk Sadariyah yang Gurih Ini Penjualannya Melejit, Pelanggan dari Berbagi Daerah

-Advertisement-

Pemilik Usaha Kerupuk Saluyu Jejen Sono menjelaskan, pabrik kerupuk tersebut sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Hampir setiap harinya, pabrik Kerupuk Saluyu meproduksi tanpa libur, dengan jumlah yang banyak.

“Pabrik kerupuk dirintis oleh orang tua saya, 55 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1967. Saya meneneruskan usaha orang tua saya dan merupakan generasi kedua,” jelas Jejen Sono ketika ditanya mengenai sejarah pabrik pembuatan Kerupuk Saluyu ini.

Bisa dibilang, Pabrik Kerupuk Saluyu tak pernah libur dalam memproduksi kerupuk. Hampir setiap hari ada aktivitas pembuatan kerupuk dalam jumlah yang sangat banyak. Bukan hanya kilogram maupun kuintal, setiap harinya menghabiskan bahan mencapai ton.

“Untuk setiap hari kita menghabiskan 2 sampai 3 ton tepung untuk membuat kerupuk. Kita memproduksi kerupuk mulai dari nol. Artinya kita membuat dari tepung sampai menjadi gorengan kerupuk siap konsumsi,” jelasnya.

Baca juga: Serba Mesin, Sehari Lilik Bisa Produksi Ribuan Kerupuk Bandung

Ia juga menjelaskan, pembuatan mulai dari bahan baku tepung yang dibuat adonan dicetak sampai digoreng. Untuk pembuatan kerupuk, mulai dari bahan baku membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Pembuatan dari adonan, terus dicetak, dikukus lalu dioven dan dijemur. Setelah itu digoreng. Kalau cuaca sedang bagus tidak hujan, membutuhkan waktu 2 hari. Untuk jenis kerupuk yang kita produksi jenis kerupuk mawar,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER