31 C
Kudus
Rabu, April 1, 2020
Beranda Daerah Serba Mesin, Sehari...

Serba Mesin, Sehari Lilik Bisa Produksi Ribuan Kerupuk Bandung

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam sebuah bangunan tampak beberapa potongan drum berisi adonan bakal kerupuk. Adonan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mesin penggiling. Di sampingnya terlihat beberapa orang mengoperasionalkan mesin pencetak krecek bakal kerupuk. Di tempat tersebut, yakni pembuatan kerupuk Bandung yang serba mesin hasil karya pemiliknya.

Lilik (50) selaku pemilik usaha tersebut mengungkapkan, produksi kerupuk Bandung di tempatnya sudah serba mesin. Dari mengaduk adonan, hingga cetakan serta oven semua sudah menggunakan mesin. Menurutnya mesin – mesin tersebut hasil karyanya sendiri.

“Mesin – mesin itu kalau beli kan mahal. Makanya dari pada keluar duit banyak untuk membeli mesin jadi. Maka saya inisiatif membuat mesin sendiri agar lebih hemat dan tentunya bisa mempercepat kerja pembuatan kerupuk,” ujar Lilik kepada betanews.id.

Pria yang mempunyai tiga anak itu mengatakan, merintis usaha pembuatan kerupuk pada tahun 1985. Namun saat itu semua masih serba manual. Hingga pada tahun 1990, dirinya berinisiatif membuat sendiri mesin pencetak kerecek bakal kerupuk. Hal itu dilakukan agar bisa meningkatkan jumlah hasil produksi kerupuk.

“Alhamdulillah mesin yang saya bikin bisa beroperasi dengan sempurna. Dan tak dinyana, mesin buatanku itu diminati pengusaha kerupuk lainnya. Hingga saya memutuskan, selain memproduksi kerupuk juga menerima pesanan pembuatan mesin pencetak kerecek bakak kerupuk,” ungkapnya.

Lilik mengungkapkan, mesin pencetak kerecek bakal kerupuk hasil karyanya pernah dipesan oleh orang Madiun, Cirebon, Jepara dan beberapa pengusaha kerupuk di Kudus. Untuk harga mesin itu sendiri dahulu berkisar antar Rp 40 juta hingga Rp 100 juta per unit. Selain itu, lanjutnya pada tahun 2007 Lilik juga membuat mesin oven sendiri.Dengan tujuan saat musim hujan dia tetap bisa mengeringkan puluhan ribu kerecek yang dicetak.

“Saat musim hujan jika tidak punya oven, para pengusaha kerupuk termasuk saya itu pusing. Karena tidak bisa mengeringkan puluhan ribu bahkan ratusan ribu kerecek yang tercetak. Karena itu saya berinisiatif membuat oven sendiri, yang bisa mengeringkan 50 ribu kerecek bakal kerupuk dalam tiga jam saja,” jelas Lilik.

Pria bersarung itu menuturkan, tidak merinci secara jelas total biaya pembuatan oven. Tapi dia yakin pasti lebih murah dari pada beli mesin oven. Menurutnya di ruang produksi pembuatan kerupuknya itu ada delapan mesin cetak. Satu mesin pembuat adonan, mesin penggiling serta satu oven.

Dari semua mesin itu, lanjutanya, bisa memproduksi 60 ball kerupuk sehari. Setiap ball nya berisi 500 keping kerupuk. Jadi sehari bisa memproduksi 30 ribu kerupuk.

“Meski sudah serba mesin saya tetap mempekerjakan sekitar 12 orang. Untuk operator mesin dan penjemuran. Mereka kebanyakan tetangga saya dan saudara dari Tasikmalaya,” ujar Lilik.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,599FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...