Respon Tingginya Kasus Pernikahan Dini, Ini Upaya Pencegahan yang Dilakukan DP3A Kota Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menanggapi tingginya angka kasus pernikahan dini di Kota Semarang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan upaya pencegahan terjadinya pernikahan dini.

“Sudah, sudah dilakukan, kita kerja sama dengan lembaga-lembaga masyarakat yang ada,” kata Ulfi beberapa hari lalu.

Baca juga: Pernikahan Dini Disebut Jadi Penyumbang Angka Stunting di Kota Semarang

-Advertisement-

Ulfi berharap, agar seluruh masyarakat dapat turut serta mencegah terjadinya perkawinan anak. Pihaknya, selama ini juga sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Dalam hal ini, DP3A berupaya untuk memberikan edukasi kepada para peserta didik mengenai risiko yang sangat berbahaya dari pernikahan dini. Melalui edukasi tersebut, diharapkan peserta didik dapat memahami risiko dari pernikahan dini dan memilih untuk menghindarinya.

Adapun mengenai target dari upaya ini, Ulfi berharap Kota Semarang zero pernikahan dini.

“Ya memang tidak banyak sekali sih, tapi kan kita itu kan mencoba untuk zero ya, mencoba untuk mencegah lah, jangan sampai kawin dini ini bisa terjadi,” ujarnya.

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional, Pemkot Semarang Usung Tema Cegah Kawin Bocah

Ulfi juga menyampaikan, bahwa upaya pencegahan ini merupakan bagian dari menyukseskan program Indonesia Emas Tahun 2045, yakni untuk menciptakan generasi bangsa yang gemilang. Salah satu upaya yang harus dilakukan dalam menyukseskannya yakni dengan mengurangi angka pernikahan dini.

“Kita kan punya program Indonesia Emas itu Tahun 2045 ya. Kita berusaha generasi yang sekarang ini kan, sampai dengan 2045 ini dengan sukses,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER