31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Bisnis Ayam Petelur yang Menjanjikan, 1.200 Ayam Bisa Hasilkan Jutaan Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria berkaus biru terlihat mengambil satu per satu telur di kandang ayam yang berada di area Mojodadi Farm, Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Telur-telur itu lalu ditaruh di sebuah wadah berbentuk kotak yang tak jauh darinya.

Setiap harinya, pria bernama Abdul Ghofur itu memang selalu sibuk di kandang miliknya tersebut. Menurutnya, bisnis yang digelutinya sejak 2017 itu memang begitu menjanjikan dengan penghasilan kotor jutaan sehari.

Ayam Petelur di Kandang milik Ghofur. Foto: Kaerul Umam

Penghasilan itu, kata Ghofur, berasal dari 1.200 ayam yang bisa menghasilkan hingga 60 kilogram sehari, dengan harga telur saat ini Rp28 ribu per kilogram. Menurutnya, jumlah telur tersebut merupakan hasil dari 85 persen ayam yang ada di kandangnya.

-Advertisement-

Baca juga: Tips Beternak Bebek Petelur Antigagal Ala Mokhsin, Hasilnya Sangat Menjanjikan

“Kalau hasil produktivitas ayam petelur masih di atas 75 persen, itu masih bisa untung. Namun jika sebaliknya maka bisa dikatakan rugi. Karena setiap hari kita juga masih harus memberi makan dua kali, antara pagi dan sore hari,” beber Ghofur kepada betanews.id, Rabu (27/7/2022).

Ia menjelaskan, setiap ayam membutuhkan 1,2 ons pakan yang bisa menghasilkan telur dengan maksimal. Dengan jumlah 1.200 ayam, dalam sehari ia bisa mengeluarkan uang untuk pakan sebanyak Rp 1,2 juta.

“Sebenarnya usaha ini sangat menguntungkan, karena kita bisa panen telur setiap hari dan penjualan telur pun sangat mudah,” ujarnya.

Menurutnya, pemasaran yang dilakukan selama ini masih di bakul yang mengambil langsung ke kandang dan juga disetorkan langsung ke toko-toko sekitaran daerahnya.

Baca juga: Untungnya Menggiurkan, Pemuda Ini Ajak Millenial Tak Ragu Jadi Peternak Kambing

Ia menambahkan, produktivitas ayam petelur tak selamanya menghasilkan telur. Katanya, masa produktivitas untuk ayam petelur hanya bertahan dua tahun saja, dan setelah itu ayam sudah tidak produktif lagi. 

Sedangkan untuk usia ayam petelur yang siap produksi adalah ayam yang sudah berumur 16 minggu. Sementara untuk harga bibit ayam petelur saat ini mencapai Rp90 ribu per ekornya. Namun setelah ayam sudah tidak produktif lagi ayam bisa dijual kembali.

“Untuk harga afkiran ayam petelur saat ini Rp35 ribu per kilogramnya. Namun harga afkiran ayam ini tidak menentu, kadang bisa Rp12 ribu per kilogramnya,” tandas Ghofur.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER