31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaBISNISTips Beternak Bebek...

Tips Beternak Bebek Petelur Antigagal Ala Mokhsin, Hasilnya Sangat Menjanjikan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ribuan bebek terlihat sedang menyantap pakan yang tersedia di sebuah kandang di Desa Undaan Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Seorang pria di sana tampak sedang memantau bebek-bebek itu, sambil menambahk pakan jika sudah habis. Dia adalah Mokhsin (45), peternak bebek petelur.

Hari itu, Mokhsin bersedia berbagi tips cara merawat bebek yang benar agar bisa menghasilkan telur maksimal. Dia menuturkan, untuk menghasilkan telur yang maksimal, banyak hal yang harus dilakukan, seperti penyediaan kandang yang tidak terkena air hujan dan selalu kering.

Bebek petelur yang dibudidayakan oleh Mokhsin. Foto: Kaerul Umam

“Karena itu bisa mempengaruhi produksi telur. Kalau saya antara pakan dan minuman terpisah. Air minumnya saya taruh di depan kandang dengan model panggung, sedangkan pakannya di area kandang,” bebernya kepada betanews.id, Kamis (9/6/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Bisnis Bebek Petelur yang Menggiurkan, Keuntungan per Hari Hingga Rp2 Juta

Untuk pakan, setiap 100 ekor bebek harus diberikan pakan 12 kilogram. Menurutnya, pakan bisa dikombinasikan antara konsentrat, dedak, dan nasi aking.

“Perbandingan pakan sama rata tidak masalah. Misalnya, konsentrat 1 kilogram, nasi aking 1 kilogram, dan dedak 1 kilogram,” tuturnya.

Selanjutnya, dari bibitnya juga harus yang bibit bagus. Di sana ia memilih bibit dari daerah Mojosari, Kabupaten Pati, yang katanya bebek lokal dengan kualitas telur bagus.

Usaha yang sudah berjalan selama lima tahun itu, lanjutnya, melakukan peremajaan bebek setahun sekali. Itu dilakukan supaya hasil tetap maksimal.

“Biasanya kalau peremajaan, saya beli bebek yang usianya sudah siap bertelur. Antara usia lima sampai enam bulanan,” ujar Mokhsin.

Baca juga: Dianggap Lebih Menguntungkan, Taufiq Pilih Ternak Domba Dibanding Kambing

Kemudian agar bebek terbebas dari penyakit, ia memberikan vaksin. Setiap sebulan, Mokhsin juga menambahkan obat minum turbo untuk memperlancar produksi telur dan portavit untuk vitaminnya.

Dengan berbagai upaya itu, di kandang seluas 22×45 meter persegi dan berisi 2.500 ekor bebek itu bisa menghasilkan telur hingga 2.000 butir. Omzetnya juga tak main-main, yakni sekitar Rp4 juta sehari dengan penghasilan bersih mencapai Rp2 juta.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler