31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Telpon WNI yang Disekap di Kamboja, Ganjar: ‘Kondisinya Baik, Ada Satu yang Sakit’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menghubungi perwakilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di Kamboja. Ganjar mengatakan, saat ini mereka dalam kondisi baik dan ada satu yang sedang sakit.

“Kemarin saya sudah video call dengan mereka, begitu, kondisinya baik-baik semua, ada satu yang sakit,” ujar Ganjar di Gedung Gradhika Bakti Praja, Jumat (29/7/2022).

Dari hasil pengecekan langsung itu, Ganjar mengatakan situasi mereka cukup baik. Ganjar juga bisa melihat satu persatu wajah dan kondisi para TKI.

-Advertisement-

“Saya sudah konfirmasi ke sana, sebenarnya tidak dalam sekapan dan saya lihat wajahnya. Tidak ada yang, maaf, nyonyor-nyonyor (babak belur) itu nggak ada. Bahwa ada yang sakit masih bekerja dan sebagainya itulah yang saya minta untuk di-assesment,” ujarnya.

Baca juga: 54 WNI Disekap di Kamboja, Ganjar Dapat Laporan Ada yang Jadi Korban Kekerasan

Untuk itu, Ganjar memerintahkan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Tengah untuk proaktif dan mengecek langsung kondisi para TKI tersebut.

“Kemarin bilang nanti masih akan diperiksa, saya bilang nggak, suruh turun ke lokasi, suruh ngecek betul apa yang terjadi sambil itu kita membuat back up untuk mengamankan mereka,” tegasnya.

Di samping itu, koordinasi dengan KBRI setempat juga dilakukan untuk menghubungkan dengan perusahaan terkait.

“Dengan KBRI, hari ini kita minta untuk mengecek ke lokasi, untuk komunikasi dengan perusahaannya,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu berharap, para TKI yang menjadi korban tersebut dapat segera ditolong dan kembali ke Indonesia. Sebab, kasus serupa sudah pernah terjadi.

Baca juga: Tak Hanya 54, Sepanjang 2022 Ternyata Ada 260 WNI Jadi Korban Penipuan Kerja di Kamboja

“Beberapa waktu lalu ada kejadian seperti ini, juga di sana, dan sudah dikembalikan. Ditarik lagi,” katanya.

Ganjar mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Jawa Tengah yang ingin bekerja di luar negeri agar mengikuti proses sesuai prosedur, sehingga kasus semacam ini tidak terulang lagi.

“Saya minta siapapun yang mau kerja ke luar tolong ikuti aturan semuanya sehingga kami bisa memantau. Sebab kalau tidak maka yang terjadi akan di luar dugaan yang kita pikirkan,” tegasnya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER