31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Sukses Kerja di Jepang, Lulusan SMKN Jateng Ini Bisa Renov Rumah, Beli Tanah hingga Mobil

BETANEWS.ID, SEMARANG – SMKN Jawa Tengah bukan hanya memberikan pendidikan gratis bagi siswa kurang mampu, tapi juga mencetak lulusan yang unggul dan mampu mengangkat derajat keluarganya. Hal inilah yang dirasakan oleh Rizki Indra Pratama dan Dwi Angga Setiawan yang kini sukses bekerja di Jepang.

Rizki Indra Pratama merupakan lulusan angkatan 2 SMKN Jateng kampus Pati yang berasal dari Desa Keser RT 4 RW 2 Tunjungan, Kabupaten Blora. Setelah lulus pada 2018, ia diterima bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang pengecatan AC di Jepang.

Rizki Indra Pratama, lulusan SMKN Jateng yang kini sukses bekerja di Jepang. Foto: Ist

“Setelah saya lulus, saya disalurkan kerja di Jepang. Alhamdulillah saya sudah pernah mengikuti ekstrakurikuler bahasa Jepang saat di SMKN Jateng. Sata bekerja di Jepang bidang pengecatan AC rumah, AC pabrik, dan juga AC kapal,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (19/7/2022).

-Advertisement-

Putra dari pasangan Joko Eko Supriyanto dan Lestari itu sudah 3,5 tahun bekerja di Jepang. Saat ini, ia sudah mampu mengubah kondisi ekonomi keluargnya.

Baca juga: Kisah Fajar, Siswa Tak Mampu Lulusan SMKN Jateng Ini Bisa Kerja di Perusahaan Tambang Terbesar

Alhamdulillah saya bisa memberikan modal orang tua untuk berdagang, membelikan mobil, dan juga sepeda motor adik saya yang masih sekolah. Ada juga tanah untuk investasi masa depan, dan menabung buat buka usaha sepulang dari Jepang nantinya,” ungkapnya.

Bagi Rizki, SMKN Jawa Tengah memberikan banyak pelajaran, terutama kedisiplinan. Selain itu, sangat membantu untuk siswa kurang mampu dalam meraih cita-citanya. Sebab, bersekolah di sana tidak dipungut biaya sepeser pun, termasuk asrama, makan, dan perlengkapan alat sekolah.

“Saya masuk SMKN Jateng tahun 2015 saat itu keadaan ekonomi keluarga saya yang kurang baik, yaitu ayah saya bekerja sabagai tukang ojek yang penghasilannya tergolong rendah dan tak menentu, dan ibu hanya ibu rumah tangga,” imbuh lulusan jurusan Teknik Perbaikan Bodi Otomotif itu.

Cerita kesuksesan juga disampaikan Dwi Angga Setiawan, lulusan SMKN Jateng kampus Semarang. Putra pasangan dari Tarudi dan Ramijah itu juga diterima bekerja di Jepang, bahkan saat ini ia bergaji Rp16 juta per bulan.

Baca juga: SMKN Jateng Buka Kelas Khusus yang Bisa Langsung Kerja Sambil Kuliah di Jepang

“Saya lulus 2018 dan alhamdulillah setelah lulus saya bekerja di Jepang, sebagai operator CNC. Awalmya ada lowongan pemagangan ke Jepang, saya minat dan mendaftar. Alhamdulillah saya berhasil keterima,” terangnya.

Dari pendapatannya per bulan itu, Angga mampu mengangkat derajat orang tuanya dengan merenovasi rumah, dan membeli lahan tanah.

“Dengan gaji itu sampai saat ini saya sudah membeli tanah dan merenovasi rumah keluarga saya,” tutur pemuda asal Desa Punggurharjo RT 03 RW 01 Pancur, Rembang.

Menurutnya, SMKN Jateng memberikan kesempatan baginya untuk mendapatkan pendidikan dan meraih cita-citanya.

“Terima kasih Pak Ganjar yang telah mendirikan SMKN Jateng sehingga saya mampu melanjutkan sekolah dan mampu bekerja di Jepang. Kalau tidak ada SMKN Jateng saya tidak bisa melanjutkan sekolah dan tidak bisa bekerja di jepang,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER