Kasus Covid-19 Meningkat, Vaksinasi Booster di Jateng Kembali Digas

BETANEWS.ID, KLATEN – Kasus Covid-19 di beberapa daerah kembali naik dalam beberapa pekan terakhir. Menyikapi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta vaksinasi booster kembali digas. Apalagi, capaianvaksin dosis ketiga itu masih terlalu rendah karena minat masyarakat yang berkurang.

Ganjar menegaskan, pemerintah akan memfasilitasi permintaan masyarakat untuk vaksin booster. Seperti dilakukan oleh SMAN 1 Klaten yang memimpin anak-anak sekolah di seluruh Klaten termasuk guru-gurunya agar mau divaksin.

“Mereka kemudian dikumpulkan. Ini cara yang relatif cukup efektif sehingga kita harapkan kalau boostingnya itu bisa tinggi, minimal kita lebih tenang, lebih ayem,” kata Ganjar usai meninjau vaksinasi booster di SMAN 1 Klaten, Rabu (13/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Banyak Warga Anggap Covid-19 Sudah Hilang, Capaian Vaksin Booster di Kudus Baru 30,85 Persen

Menurutnya, progres vaksinasi di Jawa Tengah untuk dosis satu sudah 93,82 persen, vaksinasi dosis dua sudah 85,08 persen, dan vaksinasi booster baru sekitar 24,1 persen. Jumlah itu menurut Ganjar masih sangat rendah untuk hitungan di Jawa Tengah.

“Itu kan masih rendah sekali. 24,1 persen ini sekitar 7 jutaan dan itu rendah di sini. Maka kemudian gerakan-gerakan ini penting untuk kemudian kita bisa laksanakan,” katanya.

Ganjar menambahkan, Jateng mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat termasuk syarat vaksin booster untuk masuk ke mal. Namun, Ganjar menekankan bahwa membangun kesadaran masyarakat lebih penting daripada memaksa masyarakat. Sebab kesadaran itu juga untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain. Belum lagi ini sudah masuk tahun ketiga pandemi.

“Sebenarnya yang perlu dibangun adalah kesadaran masyarakat saja. Daripada dikongkon-kongkon (diperintah), dipaksa-paksa, begitu kan lebih baik membangun kesadaran diri karena itu untuk keselamatan mereka, kok,” tegas Ganjar.

Baca juga: Mulai 17 Juli 2022, Penumpang Kereta Api Harus Sudah Divaksin Booster

Data riil kasus Covid-19 di Jawa Tengah Rabu (13/7/2022) ada 1.400 kasus. Terjadi penambahan sebanyak 0,18 persen atau 57 kasus dari sebelumnya dengan positivity rate sekitar 2 persen. Sementara daerah dengan kasus aktif tertinggi adalah Kota Semarang dengan 175 kasus, Kabupaten Klaten 134 kasus, dan Jepara 116 kasus.

“Ini yang di atas seratus, lainnya di bawah seratus. Kasus terendah di Kabupaten Semarang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Cilacap. Ini masing-masing dua kasus,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER