BETANEWS.ID, SOLO – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah venue pertandingan XI ASEAN Para Games (APG) 2022. Di Antaranya adalah Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang aakan dijadikan venue cabang olahraga (cabor) para badminton.
Pada kesempatan itu, Menpora menyebut, cabor para badminton sudah memuaskan.
“Semalam sudah dilaporkan oleh Mas Wali Kota (Gibran), bahwa kita akan menggunakan hall ini untuk pertandingan para badminton. Saya mau memastikan apa yang dilaporkan oleh Mas Wali Kota semalam ternyata sesuai dan luar biasa,” kata Menteri Zainudin.

Baca juga: Renovasi Lapangan Tenis untuk ASEAN Para Games 2022 Ditarget Rampung 20 Juli
Bahkan, Zainudin tidak menyangka, bahwa ada tempat yang mengagumkan seperti Edutorium UMS itu. Menurutnya, venue yang akan digunakan untuk cabor para badminton itu sudah standar internasional.
“Ini dari lapangannya, kemudian tribun penontonnya sudah single seat. Pencahayaanya, udaranya juga bagus, itu aja,” ucapnya Zainudin.
Dalam kunjungannya, Zainudin juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor beserta seluruh jajaran sivitas akademika UMS atas kesediaannya menjadi tempat pelaksanaan ASEAN Para Games XI 2022.
“Saya kalau melihat itu punya keyakinan, peserta akan nyaman bertanding dan pasti dia akan cerita kita merasakan suatu venue yang kalau menurut saya ini standarnya sudah internasional ini,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UMS Sofyan Anis mengatakan, dukungan fasilitas yang ia berikan dalam ASEAN Para Games merupakan wujud kontribusinya kepada bangsa dan negara.
“Untuk ini, kita memberikan support dengan memberikan fasilitas kepada Negara dalam acara ASEAN Para Games,” ujar Sofyan.
Baca jua: Resmi Diluncurkan, Inilah Logo dan Maskot ASEAN Para Games 2022
Setelah Menpora dan Gibran melakukan peninjauan, menurut Sofyan, mereka sangat puas dengan fasilitas yang tersedia di Edutoruim UMS yang sudah ramah difabel.
“Ya tadi sudah dijelaskan ya, sudah lebih dari cukup. Kalau kapasitasnya di bawah ada 4.600-an, tribun 2000-an. Itu bisa di extend ke belakang bisa sampai 10.000 pun bisa. Tergantung penggunaannya seperti apa,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

