31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Pasar Hewan di Pati Hari Ini Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, PATI – Pasar hewan di wilayah Kabupaten Pati yang sebelumnya ditutup, hari ini Jumat (17/6/2022) mulai dibuka kembali. Setidaknya, ada 5 pasar hewan sebelumnya ditutup selama dua pekan sebagai antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati Hadi Santosa mengatakan, penutupan pasar hewan sebelumnya merupakan kesepakatan antara Dinas Pertanian dan atas izin Bupati Pati. Bahkan selama penutupan pasar, penyemprotan disinfektan dilakukan untuk mensterilkan tempat berjualan hewan ternak.

Hadi Santosa, Kepala Disdagperin Pati. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga: Cegah Penularan PMK, 4 Pasar Hewan di Pati Ditutup Selama Dua Pekan

-Advertisement-

“Mulai tanggal 17 ini kita buka lagi (pasar hewan). Waktu itu memang pertimbangannya sebagai upaya mencegah penularan penyakit mulut dan kuku. Kita laksanakan, sudah. Dan sambil kita tutup, kemarin kita bersihkan. Kita sterilkan, kita semprot dengan disinfektan setiap dua hari sekali dan hari ini sudah siap buka,” jelas Hadi saat ditemui selepas rapat bersama anggota DPRD Pati di gedung dewan siang ini.

Secara teknis, lanjut Hadi, kondisi pasar sudah memungkinkan untuk dibuka kembali. Selama pembukaan ini, pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Ada atau tidaknya kasus PMK yang berkembang di antara para hewan ternak.

“Kita lihat kasus PMK ini dan besok Senin (20/6/2022) ada rapat koordinasi untuk evaluasi (pembukaan pasar hewan). Yang jelas kami mendukung upaya-upaya dari Dinas Pertanian untuk pengendalian PMK ini,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pasar hewan yang hari sudah buka yakni Pasar Wage yang terletak di Margorejo, Pati. Pasar yang buka setiap pasaran Wage (penanggalan Jawa) itu pagi ini terlihat banyak hewan ternak yang dijual. Baik itu sapi maupun kerbau.

Sebelum masuk pasar, hewan yang akan dijual pun diperiksa terlebih dahulu oleh tim dari Dinas Pertanian Pati. Hewan akan dicek fisiknya, mulut, hingga kukunya apakah terindikasi PMK atau tidak. Bila ada gejala, hewan tidak diperbolehkan masuk.

“Pembukaan pasar Wage ini kita lakukan pengecekan fisik. Kalau memang sakit ya harus dikendalikan, tidak boleh masuk. Jadi di dalam pasar ini, sapi maupun kerbau harus dalam keadaan sehat,” ungkap Paramedis Kecamatan Margorejo, Wagiman, yang melakukan pengecekan di Pasar Wage pagi ini.

Baca juga: 5 Pasar Hewan di Pati Ditutup Mulai Hari Ini, Ada Beberapa Pedagang yang Kecele

Bahkan, hewan ternak yang akan dijual ke luar daerah, perlu dipastikan kesehatannya dengan surat keterangan oleh pihak dinas. Sebagai tanda bukti bahwa hewan ternak telah benar-benar dicek keadaannya dan siap untuk diperjualbelikan.

“Sapi di Pati ini aman, karena ketika mau masuk dicek. Ada gejala penyakit menular seperti PMK atau tidak,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER