BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus sempat ricuh. Ketegangan itu sempat terjadi antar pendukung calon kepala desa karena dipicu penyediaan transportasi pemilih.
Ketua Panita Pilkades Undaan Lor, Rohwan mengatakan, kericuhan berawal saat salah satu pendukung calon memfasilitasi kendaraan roda empat untuk mobilisasi massa. Hal itu dianggap melanggar kesepakatan yang sudah disepakati bersama. Sehingga, cekcok antara dua kubu calon pun terjadi yang mengakibatkan satu orang luka dan dilarikan ke rumah sakit.
“Iya memang tadi pagi sempat terjadi gesekan antar dua kubu calon. Namun informasi yang kami terima, permasalahan sudah diselesaikan,” kata Rohwan, Rabu (30/3/2022).
Baca juga: Dua Desa Diidentifikasi Rawan Konflik Pilkades, Ini Langkah Polres Kudus
Pihaknya pun membenarkan bahwa telah ada kesepakatan antara masing-masing calon bahwa tidak ada mobilisasi apapun. Namun, mungkin ada pendukung yang salah persepsi.
Kendati demikian, proses pemungutan suara di Desa Undaan Lor tetap berjalan lancar dan dimenangi calon nomor urut 3 yaitu Nurul Qomar. Dari empat calon yang ikut Pilkades, Nurul Qomar mampu meraup 2.904 suara. Angka itu jauh mengungguli Aldi Alvianto di urutan kedua dengan 1.230 suara, Sunardi 1.173 suara dan Fatchul Anam 4 suara.
Baca juga: Nurul Qomar Akan Sediakan Tempat Jualan UMKM dan Genjot Infrastruktur Jika Jadi Kades Undaan Lor
Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Pilkades Undaan Lor Busro menambahkan, Desa Undaan Lor ada 6.046 daftar pemilih tetap. Dari total tersebut yang hadir atau suara yang masuk ada 5.339.
“Suara masuk ada 5.339. sedangkan suara yang tidak sah ada 28,” ungkapnya.
Di lihat dari hasil rekapitulasi suara, Nurul Qomar mendominsai perolehan suara di sebagian besar tempat pemungutan suara (TPS). Dari 14 TPS yang ada, ia menang di sembilan TPS yakni di TPS 04, 05, 08, 09, 10, 11, 12, 13, 14.
Editor: Ahmad Muhlisin

