31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Alhamdulillah, Guru Agama di Jateng Dapat Insentif Senilai Rp281 Miliar dari Ganjar

BETANEWS.ID, SOLO – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghibahkan Rp281 Miliar kepada Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah. Hibah tersebut untuk bantuan insentif pengajar keagamaan dan BOS Daerah Madrasah Aliyah (MA).

Penyerahan hibah dilakukan dalam Rapat Kerja Kanwil Kemenag Jateng dengan tema Transformasi Layanan Umat, di Hotel Sunan Solo, Selasa (29/3/2022). Acara diikuti oleh perwakilan Kanwil Kemenag dari 35 kabupaten dan kota di Jateng termasuk masing-masing pemuka agama.

Ganjar Pranowo memberikan penghargaan kepada guru agama berprestasi di Jateng. Foto: Ist.

“Sebenarnya guru ngaji saya (ngajarin) kalau mau nyumbang itu nggak usah pamer, ini malah dipamerkan. Tapi kalau kita kan transparan karena duitnya rakyat,” seloroh Ganjar membuat suasana jadi cair.

-Advertisement-

Baca juga: Insentif Pengajar Keagamaan di Jateng Akan Cair Jelang Lebaran

Ganjar berharap, bantuan ini menambah semangat para pengajar agama, dalam membangun suasana solidaritas di masyarakat.

“Guru agama, penyuluh agama, itu menjadi sangat penting untuk melakukan moderasi beragama sekaligus membikin rukun dan guyubnya masyarakat,” ujar Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan sertifikat pendidik kepada tujuh orang pengajar agama. Pemberian prestasi ini, kata Ganjar, bisa memotivasi yang lain untuk berpikir lebih luas dalam konteks agama.

“Kegiatan yang dilakukan oleh sekolah-sekolah agama itu menarik. Tidak hanya agamanya aja dia bicara olahraga, bicara sains, bicara kompetisi yang sehat, menurut saya itu bagus sekali,” kata Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, inovasi semacam ini menjadi modal untuk membangun kondusifitas jangka panjang.

Baca juga: 2.201 Lembaga Pendidikan Agama Dapat Bantuan dari Ganjar Senilai Rp107 M

“Menurut saya ini jadi champion, pionir-pionir yang kita harapkan mempengaruhi yang lain. Nah kontennya bisa macem-macem, oh bagaimana sekolah itu moderat, gimana di sekolah itu tidak ada perundungan,” ujar Ganjar.

Apalagi saat ini, lanjut Ganjar, marak kasus kekerasan anak dan perempuan. Ganjar berharap, penghargaan dalam rapat kerja ini memotivasi dan memberikan semangat untuk menghasilkan rancangan program kerja yang baik.

“Ini motivasi untuk berprestasinya itu ditonjolkan, kalau itu dilakukan maka akan betul-betul menciptakan situasi yang anak-anak  menatap masa depan dengan yakin didampingi guru-guru yang hebat,” tandas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER