BETANEWS.ID, UNGARAN – 2.201 lembaga pendidikan keagamaan di Jawa Tengah mendapatkan dana hibah total senilai Rp 107,1 miliar. Bantuan itu disalurkan Pemerintah Provinsi Jateng untuk lembaga pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, bantuan atau hibah tersebut diberikan untuk mendorong dan membantu pendidikan keagamaan. Tentunya dalam rangka membangun pendidikan yang lebih maju dan berkarakter.

“Hari ini sudah mulai dicairkan (untuk tahap I), kurang lebih Rp22,1 miliar untuk 405 lembaga pendidikan keagamaan,” katanya usai penyerahan secara simbolis hibah bidang pendidikan di Aula Gedung Monumen PKK, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Alhamdulillah, 3.437 Pengurus Masjid dan Musala Dapat Bantuan dari Bupati Kudus
“Tadi juga saya titipkan agar anak-anak diajarkan pendidikan karakter. Jadi agamanya bagus, terus kemudian pergaulan antaranak bagus,” katanya.
Karakter seperti itu, lanjut Ganjar, akan menumbuhkan generasi penerus yang moderat. Cerita moderasi beragama bisa dimulai dari sekolah-sekolah ini dan akan menjadi investasi yang baik untuk masa depan Indonesia. Apalagi Indonesia sangat beragam dan satu hal yang penting yang diperlukan adalah rukun.
“Kalau mereka bisa bertemu dengan berbagai kelompok suku, agama, ras, golongan dan tiap hari mereka bisa berkomunikasi dengan baik maka menurut saya moderasi beragama menjadi investasi yang baik untuk masa depan,” kata Ganjar.
Baca juga: Dikirimi Video Minta Bantuan Bedah Rumah, Ganjar Langsung Kabulkan Keinginan Kader PDIP Ini
Selain itu, Ganjar juga terus mendorong program pemberian insentif guru agama di Jawa Tengah. Program ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan akan terus dilakukan.
“Sama juga kita titipkan kepada seluruh guru agama, agama apa pun, agar, yuk kita berikan kepada anak-anak kita pendidikan moderasi beragama, sehingga orang itu bergaul sehari-hari itu adanya senang dan menghormati,” tandas Ganjar.
Editor: Ahmad Muhlisin

