31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Geram Mau Beli Minyak Goreng Saja Harus Ngantre Berjam-jam, Warga : ‘Pak Jokowi, Dilihat Dong Rakyatnya Kayak Gini’

BETANEWS.ID, SOLO – Untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah, warga di Kota Solo harus rela antre berjam-jam. Seperti halnya yang terlihat di salah satu toko yang berada di sebelah selatan Pasar Legi, Solo.

Salah seorang warga, Mirta Aulia (25) mengaku sudah antre dari pukul 07.00 WIB. Hingga sekitar pukul 10.50 WIB, ia tak kunjung mendapatkan minyak tersebut.

“Kemarin aku juga ngantre dari jam 10, dan sampai jam 2 siang kan sudah tutup. Jadi aku ngantre empat sampai lima jam itu nggak dapet, such a freaki’n creazy,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).

-Advertisement-
Warga di Solo sedang antre minyak goreng curah. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : Warga di Solo Rela Antre Berjam-jam untuk Bisa Dapatkan Minyak Goreng Curah

Apalagi, agar mendapatkan minyak goreng curah subsidi itu, toko tersebut juga mewajibkan pembeli untuk membeli kebutuhan pokok lain yang sudah ditentukan jumlahnya.

“Kayaknya yang 1 sak yang 25 kilogram atau 50 kiogram itu, nanti 17 kilo minyaknya. Sama dengan 1 sak, something entah itu gula atau gandum, atau pati gitu,” kata dia.

Kendati demikian, ia tetap membeli minyak tersebut meski harus membeli sembako lain yang juga memang mengalami kenaikan harga.

“Kalau ini aku tadi satu sak gula yang tadinya Rp 625 ribu jadi Rp 640 ribu. Terus tepung beras yang tadinya Rp 100 ribu jadinya 106 ribu. Minyak goreng curah yang sekitar 2 atau 3 minggu lalu Rp 13 ribu, sekarang Rp 15.300. Aku belinya, 20 kilogram minyaknya,” kata dia.

Menurutnya, ia rela antre minyak goreng subsidi curah untuk memenuhi kebutuhan minyak di daerah rumahnya. Meski ia memiliki toko kelontong, namun Mirta juga memikirkan warga di sekitar rumahnya.

“Aku kan punya toko di rumah, sedangkan orang-orang yang beli di aku itu pedagang kecil semua, dan mereka tuh kayak mikir, yang penting bisa makan aja lah untuk hari ini, entah besok kulakannya harus ngutang di aku dulu, we never know,” ujarnya.

Bahkan, dengan emosi yang menggebu-gebu, ia mengaku sampai lupa kapan terahir kali ia mendapatkan minyak dengan harga normal. Mirta juga berharap, Presiden Joko Widodo memperhatikan rakyatnya.

“Pak Jokowi, dilihat dong rakyatnya kayak gini, tolong ya pak, bapak dipilih sama rakyat untuk dengerin omongan kita, bukan dengerin omogan orang-orang yang punya duit,” ujarnya dengan penuh emosi.

Baca juga : Kritik Pedas Ganjar ke Kemendag Soal Minyak Goreng: ‘Saya Malu, Kita Seperti Tikus Mati di Lumbung Padi’

Ia berharap, agar ke depannya tidak terjadi lagi kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng di Indonesia. Namun, menurutnya tidak ada yang tahu bagaimana kondisi negara ini ke depannya.

“Tapi we never know, kapan akan kembai normal lagi, entah Indonesia akan normal atau makin freak, we don’t know, we never know, tergantung pemerintahannya bisa ganti atau nggak,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER