BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyambut antusias penobatan Gusti Pangeran Hario (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X. Sebelum diumumkan hari ini, Selasa (1/3/2022), ia mengaku sehari sebelumya sudah berbicara via telepon dengan Gusti Bhre untuk membicarakan hal tersebut.
“Kemarin malam beliau juga sudah telepon saya, jumenengannya tanggal 12. Nanti tak ketemu saja. Selamat Gusti Bhre,” ungkap Gibran.
Diketahui, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memiliki kedekatan dengan Gusti Bhre. Selain sesama tokoh muda di Kota Solo, mereka juga sering melakukan kegiatan bersama-sama untuk menggerakkan anak-anak muda di Kota Solo.
Baca juga: Resmi, GPH Bhre Dinobatkan Sebagai KGPAA Mangkunegara X
Ditanya apakah ia sudah memberika selamat, Gibran mengatakan akan menghadap Gusti Bhre secara langsung pada saat Jumenengan yang akan digelar pada Sabtu, 12 Maret 2022 mendatang.
“Ya intinya selamat untuk Gusti Bhre. Rencananya beliau balik Solo besok Rabu. Rencananya kan besok tanggal 12 Jumenengannya pas mulih (pulang) Solo,” kata dia.
Dengan dinobatkannya Gusti Bhre yang masih berusia muda, yakni 24 tahun menjadi pemimpin Pura Mangkunegaran, Gibran berharap agar kedepannya lebih banyak lagi program-program yang lebih inovatif lagi untuk kemajuan Kota Solo.
Baca juga: Gibran dan Pangeran Mangkunegaran Akan Buat Kawasan Pesaing Malioboro
“Ya semoga dengan munculnya tokoh muda ini, program-program di Kota Solo ini bisa lebih kreatif bisa lebih inovatif. Bisa lebih menjangkau anak-anak muda,” ujarnya.
Tidak mempermasalahkan tua atau muda, menurut Gibran yang paling penting adalah bagaimana semua tokoh-tokoh di Kota Solo bisa menyelaraskan visi dan misi untuk memajukan Kota Solo. Apalagi setelah pandemi Covid-19 yang begitu lama ini, Gibran berharap agar semua pihak bisa bergandengan tangan untuk memulihkan perekonomian.
Selain itu, untuk mempertahankan kebudayaan yang sudah ada, menurut Gibran, Gusti Bhre akan didampingi oleh para senior dan sesepuh di Pura Mangkunegaran.
“Nanti kan didampingi para senior atau sesepuh. Kalau anak muda penting untuk inovasi dan akselerasi,” tandas dia.
Editor: Ahmad Muhlisin

