31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Bupati Sebut Personel Pemadam Kebakaran di Kudus Masih Kurang

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo menyebut, sumber daya manusia (SDM) atau personel dalam tim pemadam kebakaran (Damkar) Satpol-PP Kudus jumlahnya kurang. Untuk itu, Hartopo berharap adanya tambahan personel Damkar.

“SDM Damkar kita memang kurang, kita menunggu format berikutnya. Baik itu ke jenjang kerja maupun dari CPNS. Tentunya kalau bisa untuk semacam rekrutmen pihak swasta. Karena ini sangat kurang sekali di dalam sumber daya Damkar, terutama Satpol-PP,” kata Hartopo, Selasa (1/3/2022).

Baca juga : Ini yang Harus Dilakukan Bila Terjadi Kebakaran di Gedung Bertingkat

-Advertisement-

Kendati demikian, Hartopo berharap, Damkar Satpol-PP Kudus sering melakukan kolaborasi dengan banyak pihak. Baik itu relawan, masyarakat, pihak swasta, maupun semua stakeholder di Kudus. Terlebih dalam penanganan kebakaran yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Pihaknya terus mendorong agar Damkar Kudus banyak melakukan konsolidasi dan simulasi latihan terkait penanganan kebakaran. Mengingat Kudus banyak pemukiman yang padat penduduk serta gedung bertingkat.

“Kolaborasi dengan banyak pihak perlu dilakukan dalam pemadaman dan penyelamatan, kalau terjadi sesuatu (kebakaran) tidak kesulitan. Maka dari itu, SDM yang ada perlu dimaksimalkan,” ungkapnya.

Menanggapi terkait kurangnya SDM Damkar, Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini ada 26 orang personel Damkar. Baik itu sudah PNS maupun tenaga kontrak.

Kholid mengungkapkan, bahwa kepala daerah diminta menyampaikan data ke Kemendagri dan Kemenpan-RB terkait usulan CPNS dan PPPK personel Damkar. Kemudian, diharapkan setiap satu desa memiliki 10 relawan pemadam kebakaran untuk bisa tanggap bagaimana bersikap saat kebakaran terjadi.

“Personel Damkar kita memang kurang, tapi Alhamdulilah di Kudus kita memiliki Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat). Jadi Satlinmas kita, memiliki ikon-ikon sendiri, dan ini diapresiasi oleh pusat. Untuk relawan Damkar ini, kita namakan Satlinmas Api,” katanya.

Baca juga : Penyebab Kebakaran Kantor BRI Pasar Kliwon Diduga Karena Korsleting Listrik

Lebih lanjut, Kholid mengungkapkan, bahwa Kudus juga memiliki Satlinmas Tanah, angin, dan Air. Di mana tugas mereka berbeda-beda. Satlinmas Tanah bertugas saat terjadi kebencanaan seperti tanah longsor. Satlinmas angin ketika ada angin puting beliung, dan Satlinmas air bertugas ketika perlu adanya penyelamatan di air.

“Ini yang pernah kita lakukan di tanggal 7 Desember, di Desa Ngemplak. Ada pengenalan dan pelatihan meskipun sederhana, kita mencoba memberikan pelatihan penyelamatan di air dan juga pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER