BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo akan mengusulkan adanya exit tol Demak-Tuban di wilayahnya. Langkah ini diambil setelah adanya kabar Kudus tak kebagian pintu keluar-masuk tol. Dalam kabar yang beredar, exit tol tersebut akan berada di Karanganyar, Demak.
Usulan ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat yang akan melakukan sosialisasi terkait pembangunan jalan tol, Senin (21/2/2022) depan.
“Kudus kan penunjang ekonomi di Jawa Tengah. Memberi devisa luar biasa. Harapannya harus ada exit tol. Akan kita usulkan, mudah-mudahan diterima. Mungkin bisa di Undaan nantinya,” ungkapnya, Selasa (15/2/2022).
Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agustinus Agung Karyanto, mengaku sampai saat ini belum mendapatkan master plan proyek tol Demak-Tuban tersebut.
Baca juga: Ini Daftar Desa di Kudus yang Rencananya Akan Dilalui Tol Demak-Tuban
Agar tidak ada kabar yang simpang-siur, pihaknya lebih memilih menunggu kejelasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Ya tidak apa-apa. Kudus telat, tapi yang lain langsung ketemu kepala desa dan camat, ya monggo. Kalau Kudus, jangan lah. Ini hal krusial dan substantif, Bupati harus tahu dulu,” jelasnya.
Sampai saat ini, lanjut Agung, belum ada kepala desa yang menolak adanya rencana pembangunan jalan tol tersebut. Mereka justru menunggu kabar pastinya, agar tidak ada salah paham.
Diketahui, sembilan desa di tiga kecamatan Kabupaten Kudus rencananya bakal dilewati proyek tol Demak-Tuban. Desa tersebut adalah Desa Kesambi, Temulus, Jojo, Kecamatan Mejobo, Desa Undaan Lor, Wates, Ngemplak, Kecamatan Undaan, dan Desa Sadang, Bulungcangkring, Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo.
Editor: Ahmad Muhlisin

