31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Kasus Covid-19 di Solo Kini Sudah Menyebar ke 21 Sekolah

BETANEWS.ID, SOLO – Kasus Covid-19 di sekolah Kota Solo terus meluas. Data Jumat (4/2/2022), sekolah yang melaporkan kasus sudah ada 21 sekolah dengan jumlah total 67 pasien. Dari angka itu, sebagian besar penderita adalah siswa dengan jumlah 55 anak. Sedangakan 12 sisanya adalah guru, karyawan, dan satpam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih menjelaskan, tambahan delapan sekolah itu meliputi TK Puri Mandiri, SD Muhammadiyah 8, SD Muhammadiyah 6, SMK Muhammadiyah 3, SD Muhammadiyah 19, SMP N 10, SMA Islam, SMA MTA putri.

“Yang mengkhawatirkan adalah sudah masuk TK. Karena ada satu siswa TK di Mojosongo yang terpapar. Hari ini kita tracing kontak erat dengan anak tersebut,” ungkapnya, Jumat (4/2/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kasus Covid-19 Ditemukan di 13 Sekolah, Gibran: ‘PTM Tetap Jalan’

Dengan terus menyebarnya Covid-19 ini, Siti menegaskan bahwa protokol kesehatan harus diperketat meski dalam lingkungan keluarga. Menurutnya, kalau dalam satu rumah itu protokol kesehatannya bagus, satu rumah sudah tervaksin, anak-anak otomatis terlindungi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dian Rineta menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dinas juga menginstruksikan bagi sekolah yang terdapat temuan kasus Covid-19, untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta PTM terbatas.

“Walaupun kalau di Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri itu 50 persen ya, tapi kita kebijakannya jika satu saja ada siswa yang terkena atau guru itu kita lagsung PJJ-kan. Tapi untuk yang lain memang tetep PTM 100 persen,” jelasnya.

Baca juga: Waspada! Dari 91 Sampel Pasien Covid-19 di Solo yang Dites WGS, 11 Mengarah Omicron

Lebih lanjut Dian mengatakan, pihaknya belum mendapatkan imbauan untuk membatasi mobilitas guru maupun siswa yang melakukan mobiltas ke luar kota. Meski demikian, dinas selalu menekankan kepada siswa maupun guru agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

“Kalau menahan pergi kita belum ada imbauan, karena pasti kan kita harus ada rujukan atasnya ya. Nanti kalau dari Pemkot ada imbauan itu akan kita teruskan juga ke bawah (sekolah),” tandas dia.

Sebelumnya, kasus Covid-19 ditemukan di 13 sekolah, yaitu SD Sayangan, SD 16 Mangkubumen, SD Pangudi Luhur Santo Valentinus, SD Kemasan Kratonan, SMP N 4, SMP Bintang Laut, SMA Warga, SMA 5, SMA 1, SMA Mikael, SMA Kristen 1, SMA Ursulin, dan SMA MTA putra.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER