BETANEWS.ID, SOLO – Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed yang berada di Gilingan Solo sudah mencapai 21 persen. Masjid megah tersebut merupakan hadiah dari Putra Mahkota Kerajaan Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo.
Untuk memantau pembangunan masjid, Crown Prince Court (CPC) Uni Emirat Arab, Mohammed Ali Rashed Saeed Al Dhaheri datang ke Solo, Senin (24/1/2022). Dengan didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mereka berkeliling masjid untuk melihat progres pembangunan masjid.
Ali Rashed mengatakan, pihaknya akan bekerja keras untuk menyelesaikan proyek tersebut.
Baca juga: Menhub Sebut Rel Layang Joglo Bisa Kurangi Kemacetan di Solo
“Sesegera mungkin. InsyaAllah tepat waktu di September akan siap untuk bangsa Indonesia dan Solo salat di masjid,” tutur Ali.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyebut, progres pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo saat ini telah mencapai 21 persen. Rencananya, masjid tersebut akan selesai dikerjakan pada 26 Agustus 2022 mendatang.
“Semua on schedule, nanti bulan Februari pemasangan kubah. Agustus doakan lancar semua selesai,” kata Gibran.
Baca juga: Sebentar Lagi Solo Akan Punya Bus Ramah Disabilitas
Menurut Gibran, Masjid Sheikh Zayed akan memberikan dampak besar bagi perekonomian di Kota Solo. Dengan masjid yang nantinya berukuran terbesar di Kota Solo tersebut, akan menarik wisatawan karena bisa juga dijadikan salah satu tempat wisata realigi.
“Dengan masjid terbesar di Solo, sebagai wisata religi akan mengangkat ekonomi di Solo. Di sini ada perpustakaannya, selain sebagai tempat edukasi, ibadah, kegiatan kegiatan warga juga akan berpusat di sini,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

