Meski Susah Dibujuk, Puluhan ODGJ di Semarang Akhirnya Mau Divaksin

BETANEWS.ID, SEMARANG – Puluhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditampung di Panti Rehabilitasi Sosial Among Jiwo Kota Semarang antusias mengikuti vaksinasi dosis kedua.

Plt Kepala UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Among Jiwo Kota Semarang, Tutik Endarwati, mengatakan, terdapat 82 ODGJ yang mengikuti vaksinasi tersebut.

“Ya awalnya sempat kesulitan karena ODGJ ya, setelah kita dekati akhirnya mau,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin (17/1/2021).

-Advertisement-

Vaksin pertama untuk ODGJ sudah diberikan pada 20 Desember 2021 yang lalu. Pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Ngaliyan menyediakan 100 dosis vaksin untuk ODGJ di Among Jiwo.

Baca juga: Demi Warganya Mau Divaksin, Ketua RW di Kudus Ini Rela Sisihkan Gaji untuk Beri Doorprize

“Untuk penolakan itu kita bisa memaklumi, karena memang harus sangat sabar untuk menangani ODGJ. Mereka perlu diberi pemahaman secara perlahan,” ujarnya.

Kendala lain, banyak pasien ODGJ di Panti Among Jiwo tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Walaupun demikian, vaksinasi tetap dilakukan, demi melindungi para ODGJ itu dari Covid-19.

“Kendala vaksin harus sabar, karena kita menanggani ODGJ. Kadang disuruh tidak mau. Kita pelan-pelan, kita ajak, dan ini memang kita dampingi dua orang atau lebih. Untuk kesulitan NIK, walaupun tidak punya NIK tetap bisa divaksin,” ujarnya.

Baca juga: Sudah Diingatkan Ganjar Berulang Kali, Ternyata Masih Banyak Vaksin Kedaluwarsa di 13 Januari

Seperti proses pelaksanaan vaksinasi pada umumnya, proses vaksinasi ODGJ pun serupa. Sebelum pemberikan vaksin, para ODGJ satu per satu harus di periksa terlebih dahulu, mulai dari tekanan darah hingga kesehatan.

Alhamdhulilah di sini sudah tervaksin semua, terima kasih banyak pemerintah kota Semarang,” tandas Tutik.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER