Gibran Minta Pedagang Pasar Legi Punya Mindset Baru: ‘Harus Lebih Bersih’

BETANEWS.ID, SOLO – Sejak masuknya pedagang ke bangunan Pasar Legi pada pekan lalu, banyak yang mengeluhkan tentang bangunan tersebut. Mulai dari tangga yang terlalu miring, ukuran lapak yang sempit, suara blower dan masih banyak lagi.

Ditemui saat melakukan kunjunan ke Pasar Legi bersama Dirjen Cipta Karya, Diana Kusumastuti, Sabtu (15/1/2022), Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo mengatakan, bahwa para pedagang saat ini masih perlu beradaptasi di lokasi yang baru. Menurutnya, masyarakat harus mempuyai mindset di tempat yang baru.

Salah seorang pedagang Pasar Legi mengadu ke Gibran. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : Nekat Terobos Rombongan Pejabat, Pedagang Ini Marahi Gibran saat Meninjau Pasar Legi

-Advertisement-

“Ya terima kasih untuk pedagang Pasar Legi yang sudah kooperatif kompak, tapi mohon di temat yang baru ini, di tempat yang sudah bagus dibangun dengan sangat megah ini, mindsetnya juga harus berubah, jadi lebih bersih. Kalau ada sampah diangkat, jangan sampai misalnya motong bawang di tengah jalan, terus sampahe ra dijukuk, itu salah. Ini harus ada mindset-mindset baru,” tutur Gibran.

Saat melalukan peninjauan, Gibran mengaku melihat pipa water sprinkler yang malah digunakan untuk menggantung sangkar burung. Ia menegaskan, bahwa dengan adanya water sprinkler tersebut dapat menanggulangi terjadinya kebakaran seperti dulu.

“Harus ingat lho, dulu kebakarannya karena apa lho, makanya kita kasih sprinkler, tapi yo ojo dikei kandang manuk gitu lho (jangan dibuat menggantunng sangkar burung gitu lho),” ujarnya.

Gibran optimis, bahwa dengan bangunan pasar yang lebih bagus akan makin banyak pembeli. Ia juga mengungkapkan, bahwa saat jam malam, sudah ramai sekali pedagang yanng menempati pasar tersebut.

“Kalau pasar kan yang kita prioritaskan kan kegiatan ekonominya, transaksine itu lho. Nanti nek masalah seng cilik-cilik nanti kita selesaikan, santai aja,” ujar Gibran.

Lebih lanjut, Gibran mengatakan, akan mengatur pembuangan sampah yang saat ini masih belum sepenuhnya teratasi. Ia mengatakan, akan menyediakan kotainer khusus untuk mengangkut sampah untuk mengatasi hal tersebut.

Sementara itu, Dirjen Cipta Karya Diana Kususmastuti menerangkan, bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi bangunan pasar tersebut selama enam bulan ke depan sebelum resmii diserahkan kepada pemerintah daerah (pemda). Ia menegaskan, kepada para pedagang agar menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Baca juga : Akan Diresmikan Gibran Januari 2022, Pasar Legi Punya Water Sprinkler untuk Atasi Kebakaran

“Saya menekankan, pemda agar mengajak pedagang ini untuk memperhatikan kebersihannya, sehingga pasar ini akan bisa menjadi leih rapi begitu. Bangunanya udah bagus karena rapi, ya pasarnya pasti akan bersih, pasarnya akan sehat. Kalau buang sampah sembarangan nanti pasarnya akan kotor dan jorok lagi,” tutur Diana.

Lebih lanjut, Diana menerangkan, bahwa konsep bangunan Pasar Legi yang baru tersebut adalah bangunan hijau. Ia menjelaskan, dalam bangunan tersebut, pemanfaatan air dan udara akan dibuat semaksimal mungkin.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER