Makaroni Wahiki yang Empuk dan Renyah Ini Banyak Digemari Anak-Anak

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita berhijab merah terlihat sedang memberikan bumbu berwarna kuning ke makaroni yang ada di dalam wadah. Setelah bumbu tercampur, ia pun memasukkannya ke dalam kemasan dan menutupnya dengan alat perekat. Ia adalah  Khusnul Khotimah (25) pemilik Makaroni Wahiki.

Ditemui usai mengemas makaroni, Khusnul sapaan akrabnya mengatakan, dirinya sudah memulai usaha camilan ini sejak 2020. Usaha itu ia rintis di rumahnya yang berada di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Khusnul sedang mengemas Makaroni Wahiki yang digemari anak-anak. Foto: Kartika Wulandari.

“Dulu awalnya usaha ini saya bangun untuk mengisi waktu luang saya ketika lulus kuliah. Karena ramai,  akhirnya saya kembangkan meski sudah bekerja,” ujarnya, Sabtu (01/01/22).

-Advertisement-

Baca juga: Makoju, Camilan Makaroni Sehat yang Pelangganya dari Berbagai Provinsi

Menurutnya, usaha makaroni ini sangat mudah, tidak beresiko, tahan lama, dan paling penting banyak peminatnya.

“Karena ini usaha pertama, saya mencoba usaha yang ringan resiko dan banyak peminatnya. Makaroni saya bisa bertahan enam sampai delapan bulan,” ujarnya.

Kemudian untuk keunggulan makaroni buatannya, Khusnul menjelaskan bahwa teksturnya empuk, renyah, gurih, serta varian rasanya yang sangat banyak.

“Keunggulannya pertama ada di teksturnya, lalu yang kedua ada di varian rasanya yang banyak yaitu original, ayam bawang, berbeque, balado, jagung manis, keju manis, keju pedas, pedas, cokelat, dan vanila,” ujarnya.

Harga Makaroni Wahiki pun cukup terjangkau, yaitu Rp12 ribu dengan ukuran 100 gram. Ada juga ukuran 80 gram dengan harga Rp5 ribu, tapi kemasan plastik biasa.

Baca juga: Pangsit Pakis Bikinan Siswi SMK Ini Tak Hanya Enak dan Gurih, Tapi Juga Menyehatkan

Setelah berjalan selama satu tahun, Khusnul mengaku penjualannya semakin berkembang. Bahkan, ia sudah mengirim sampai wilayah Rembang, Pati, dan Jepara.

Karena semakin banyak peminatnya, Bahkan kini Khusnul bisa memproduksi makaroni 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Untuk sebulan, dirinya bisa menjual 50 sampai 60 kemasan. Agar penjualannya semakin luas, dia juga memasarkannya melalui media sosial Instagram @Wahikimakaroni dan WhatsApp 0858 6736 6088

“Saya juga menerima reseller dengan minimal pembelian 20 pcs. Nanti sudah dapat harga khusus,” tandas Khusnul.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER