BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan muda berhijab tampak sibuk di dalam sebuah toko. Dia terlihat mengambil kaus polos dan kemudian digantungnya menggunakan hanger. Setelah itu, ia melayani pelanggan yang datang. Perempuan tersebut yakni Nabila Sailinnida (23) Pemilik Toko Anmore.
Usai melayani pelanggan, gadis yang akrab disapa Nabila itu sudi berbagi kisah tentang usahanya. Dia mengatakan, sejak kecil memang bercita-cita jadi pengusaha. Bahkan saat masih sekolah atau tepatnya menimba ilmu di pondok pesantren (Ponpes), ia sudah mulai merintis usahanya melalui media daring.

Baca juga : Tirta Collection, Tempat Produksi Kaus Polos dengan Bahan Berkualitas dan Jahitan Rapi
“Saya mulai jualan itu sejak setahun yang lalu, saat masih mondok di Ponpes. Saat itu saya jualan kaus polos dan hijab melalui online shop,” ujar Nabila kepada betanews.id, Senin (27/12/2021)
Anak ke tiga dari enam bersaudara itu mengaku, merintis usaha sejak muda untuk cari pengalaman dan agar bisa membantu perekonomian keluarga. Selain itu, ia juga ingin merasakan merintis usaha dari nol dengan modal yang sangat minim.
“Aku merintis usaha ini memang modalnya tidak besar. Modalnya dari hasil menyisihkan uang saku yang saya tabung. Kemudian saya belanjakan kaus dan hijab, lalu saya jual kembali,” terang warga Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupagen Kudus.
Setelah jualan kaus polos dan hijab melalui daring mulai berkembang dan banyak pelanggan, ia pun berinisiatif membuka toko. Kebetulan ada ruko orang tuanya yang kosong dan tidak dikontrak orang. Sehingga, tempat tersebut bisa ia manfaatkan.
“Sejak enam bulan lalu saya buka toko yang saya beri nama Anmore. Lokasinya di sebelah utara Perempatan Besito, kanan jalan,” jelasnya.
Di tokonya tersebut, menyediakan aneka kaus polos lengan pendek dan panjang, dengan berbagai pilihan warna. Untuk ukuran tersedia lengkap, mulai ukuran S, M, L, XL, XXL, XXXL, XXXXL. Sedangkan harga ia banderol mulai Rp 35 ribu hingga paling besar itu Rp 50 ribu per pcs.
“Itu untuk kaus orang dewasa. Di Toko Anmore juga menyediakan kaus polos untuk anak-anak dengan harga yang sangat terjangkau, mulai Rp 20 ribu hingga Rp 33 ribu per pcs,” bebernya.
Untuk pemasaran, laniut Nabila, selain di toko, secara daring juga tetap dipertahankan. Justru kata dia, penjualan online kaus polos dari waktu ke waktu perkembangannya makin bagus.
Baca juga : Kisah Jatuh Bangun Dicky di Usaha Sablon Kaus Hingga Punya Mesin-Mesin Canggih
“Alhamdulillah peminat kaus polos ku lumayan banyak. Dalam sebulan saya bisa menjual antara 350 pcs sampai 500 pcs,” ungkapnya.
Dia mengatakan, selain Kudus sendiri, pelanggannya pun datang dari berbagai daerah. Di antaranya dari Jakarta, Jawa timur, Madura, Jepara dan daerah lainnya.
“Selain para reseller, pelangganku juga banyak para pemilik usaha sablon,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

