BETANEWS.ID, KUDUS – Di sepanjang Jalan Veteran, Desa Glantengan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, berderet puluhan pedagang camilan. Dari sekian banyak penjual camilan, ada satu yang unik, yaitu camilan Tahu Kaget.
Ditemui di lapaknya, Lilis, Penjual Tahu Kaget mengatakan, jajanan yang dijual tersebut, merupakan jajanan khas kota kelahirannya yaitu Cirebon.
“Saya baru saja memulai usaha ini sekitar 2 mingguan,” ucapnya sembari memasukkan tahu ke dalam wajan satu per satu.

Baca juga : Mencicipi Gurihnya Tahu Tuna Kuah, Sensasi Baru Makan Tahu Bakso
Lilis menjelaskan, nama Tahu Kaget yang dijualnya itu, merujuk pada isian camilan yang super pedas. Sehingga ketika dimakan akan membuat orang kaget, karena tidak seperti tahu isi biasanya.
Untuk rasa dari camilan tersebut, Lilis mendeskripsikan, Tahu Kaget memiliki rasa yang unik. Yakni, isian tahu yang berupa sayuran dan daging ayam serta memiliki rasa pedas dan gurih.
“Tahu Kaget ini beda dari tahu isi biasanya, karena isian Tahu Kaget berupa sayuran kol dan wortel yang sudah diberi bumbu pedas. Kemudian masih ditambah dengan irisan cabai setan dan irisan daging ayam,” ucapnya.
Sedangkan untuk tahunya, Lilis mengatakan, dirinya menggunakan tahu khusus yang memiliki ukuran cukup besar.
“Untuk tahunya saya request dari pabrik, ukurannya memang sedikit besar, jadi untuk 1 pcs tahu kaget saya hargai Rp 2.500,” ucapnya.
Menurutnya, banyak warga yang antusias untuk mencoba jajanan Tahu Kaget tersebut. Setidaknya, sehari ia bisa menjual 150 hingga 200 pcs Tahu Kaget.
Baca juga : Tahu Bakso Sayur Mas Bayu, Camilan Sehat dan Enak, Cocok Bagi yang Lagi Diet
“Karena masih langka dan rasanya yang unik, untuk penjualannya sangat baik. Kebanyakan yang beli anak-anak muda, karena kan anak muda suka banget dengan makanan yang pedas-pedas,” ujarnya.
Nah, jika ingin mencoba sensasi baru menikmati tahu yang berisi sayuran dan ayam yang super pedas, lapak Tahu Kaget milik Lilis, buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Editor : Kholistiono

