Hanya Rp 3 Ribu, Es Buah di Tepi Jalan Megawon Ini Laris Manis, Sehari Bisa Terjual 700 Gelas

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu cuaca di Kudus terasa terik. Cuaca panas tersebut membuat banyak orang mencari minuman yang segar. Satu di antaranya yang dipilih adalah es buah segar yang berada di Jalan Megawon Baru, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus yang laris manis.

Saat itu beberapa orang terlihat antre di kedai es tersebut. Sedangkan dua perempuan pekerja dengan sigap menyiapkan es buah yang dipesan oleh para pelanggan. Tampak di atas gerobak, tampak lima wadah kotak berisi lima jenis es buah yang mulai berkurang.

Baca juga : Minuman Alpha Boba Ini Harganya Mulai Rp5 Ribu, Pantesan Ramai Diserbu Pembeli

-Advertisement-

Sembari melayani pembeli, Fitri satu di antara karyawan mengatakan, aneka jenis es buah milik bosnya itu memang lagi diminati banyak orang. Menurutnya, meskipun hanya jualan di tepi jalan dan tempat yang seadanya mampu terjual ratusan porsi es buah dalam sehari.

“Es buah milik bos saya ini laris banget. Meskipun hanya di tepi jalan, sehari kami bisa menjual antara 600 sampai 700 gelas,” ujar Fitri kepada Betanews.id, beberapa waktu lalu.

Warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus itu menuturkan, kelebihan aneka es buah yang dijualnya adalah menggunakan buah segar, gula, es batu kristal dan dikasih susu kental manis. Selain rasanya yang menggugah selera sebagai pelepas dahaga, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan tak bikin kantong jebol.

“Selain rasa buahnya yang sangat terasa, serta kesegaran yang begitu menggoda. Harga es buah ini juga sangat murah yakni Rp 3 ribu per gelasnya,” ungkap ibu satu anak tersebut.

Sedangkan jenis es buah yang dijajakan di antaranya ada es alpukat, es nangka, serta es sirsak. Di antara tiga jenis es buah tersebut yang paling laris dan diminati kata Fitri adalah es nangka. Selain ketiga es buah tersebut, juga disediakan es taro dan capucino.

“Es nangka dan es taro yang paling laris dan diminati pelanggan. Wadah ini biasanya bisa diisi ulang sampai empat hingga lima kali,” kata Fitri sambil menunjuk wadah penampungan es nangka dan es taro.

Baca juga : Murah Banget, Harga Minuman Kekinian di Outlet Oeriginal Cuma Rp 4 Ribu

Dia mengatakan, bosnya warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus memulai usahanya jualan es buah sejak setahun yang lalu. Buka mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Menurutnya, sejak awal bos berjualan es buah itu langsung laris.

“Bahkan, meski ditepi jalan ini bos saya sampai mempekerjakan tiga orang untuk melayani pelanggan. Serta saking larisnya, kami itu sering pulang lebih awal karena kehabisan dagangan,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER