BETANEWS.ID, SOLO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pasang target meraih 68 emas dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua. Untuk mencapai target itu, Jateng memberangkatkan 306 kontingen yang terdiri dari 165 atlet, 85 pelatih, asisten pelatih, dan official.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia Jateng Osrita Muslim mengatakan, dengan target 68 emas itu, pihaknya berharap bisa mempertahankan posisi Peparnas sebelumnya yang berada di peringkat dua.

“Target kita bisa mempertahankan posisi Peparnas sebelumnya, yakni peringkat dua. Tahun ini kita menargetkan 68 medali emas,” katanya saat iku melepas keberangkatan atlet Jateng di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Selasa (2/11/2021).
Osrita menerangkan, atlet-atlet Jateng itu akan berjuang di 10 dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sedangkan dua cabor yang tidak diikuti adalah sepakbola dan tenis lapangan.
“Melihat semangat teman-teman hari ini, mudah-mudahan tidak hanya mempertahankan peringkat dua, tapi bisa juara umum,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar optimis atlet-atlet Jateng akan berjaya di Peparnas Papua. Melihat semangat mereka, Ganjar optimis target yang ditetapkan bisa tercapai.
“Melihat wajah kawan-kawan ini, kayaknya kita menang. Juara. Saya doakan lancar. Spiritnya hanya satu, juara,” tegasnya.
Pengalaman Peparnas sebelumnya yang berada di papan atas, membuat Ganjar optimis target itu bisa tercapai. Syukur-syukur, atlet Jateng bisa melebihi ekspektasi dengan menjadi juara umum.
Baca juga: Ganjar Dibuat Takjub Atlet Taekwondo Junior yang Punya Banyak Prestasi Internasional
“Saya lihat mereka cukup siap, sorot matanya dan mentalnya bagus, kesehatannya bagus dan persiapannya juga bagus. Saya doakan lancar dan menang,” imbuhnya.
Ganjar berharap spirit berprestasi para atlet itu terus tumbuh. Ia juga berpesan pada para atlet untuk selalu menjaga sportifitas, menjaga kesehatan dan nama baik Jawa Tengah.
“Mentalnya harus mental juara yang sportif. Setiap pertandingan harus dijalani dengan serius. Dan yang paling penting, jaga kesehatan,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

