Sepi Pembeli, Penjual Oleh-Oleh di Candi Pawon Terpaksa Ganti Profesi jadi Tukang Bangunan

BETANEWS.ID, MAGELANG – Meski kasus Covid-19 sudah melandai dan tempat wisata mulai dibuka kembali, tapi geliat perekonomian di Candi Pawon, Magelang belum begitu terasa. Toko oleh-oleh di sekitar objek kunjungan itu masih terlihat sepi, Senin (1/11/2021). Bahkan, terdapat penjual yang puasa dua tahun karena sepinya pembeli saat pandemi.

Penjual oleh-oleh di Candi Pawon, Muhdzori mengatakan, kurang lebih dua tahun dirinya sudah puasa jualan. Dia juga terpaksa alih profesi karena tak ada pemasukan saat pandemi.

Pengunjung tampak melihat-lihat barang di toko oleh-oleh di di Candi Pawon. Foto: Dafi Yusuf.

“Kalau Puasa Ramadan hanya satu bulan, tapi kalau pandemi sampai dua tahun,” jelasnya.

-Advertisement-

Baca juga: Pasar Johar Masih Sepi, Pedagang yang Mulai Jualan Bisa Dihitung Jari

Dia menyebut, selama pandemi dua tahun ini pengunjung sepi karena Candi Pawon masih tutup. Untuk menutupi kebutuhan, dia terpaksa sempat berutang untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

“Sebenarnya warung kadang-kadang juga buka. Namun tak ada pemasukan jadinya utang,” ujarnya.

Di tempat tersebut, dirinya menjual kayu, batu, kuningan, dan patung. Barang-barang yang dia jual harganya mulai Rp 10 ribu hingga Rp 1 juta sesuai dengan kualitas dan bahan.

“Saya sudah mulai jualan sejak tahun 1978,” ucapnya.

Baca juga: Sempat Viral, Pengunjung Masjid Kapal di Semarang Makin Sepi Karena Pandemi

Dia bersyukur, beberapa pengunjung sudah mulai berdatangan. Meski tak banyak, setidaknya barang yang dia jual masih ada yang membeli.

“Kalau sini masih tutup, Kadang-kadang ada yang berwisata ke Candi Borobudur mampir sini. Kalau sana kan sudah buka,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER