BETANEWS.ID, SEMARANG – Meski masih terlihat sepi, beberapa pedagang sudah mulai mengisi Pasar Johar Baru setelah rampung renovasi sejak kebakaran 2015 lalu. Namun, dari pantauan betanews.id, belum banyak pedagang yang kembali menempati lapaknya di pasar tersebut. Bahkan, jumlah pedagang yang mulai berjualan bisa dihitung jari.
Salah satu pedagang, Tri mengatakan, sejak 10 Oktober 2021, dia sudah menempati lapaknya di Pasar Johar. Di tempat tersebut, dia menjual aksesoris dan baju.

“Biasanya saya mulai jualan mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Selasa (12/10/2021).
Baca juga: Hendi Minta Pedagang Legowo Terkait Penataan Pasar Johar
Namun, sejak kembali berjualan di Pasar Johar, ia mengaku belum ada pembeli yang datang ke lapaknya. Sehingga, ia juga belum punya pendapatan. “Sampai saat ini saya belum ada pendapatan,” ujarnya.
Sebelum menempati kembali lapaknya di Pasar Johar, dia menjual dagangannya di dekat Masjid Agung Semarang. Di tempat tersebut, sudah banyak pembeli yang datang ke tempat jualannya. Makanya, ketika ia kembali ke Pasar Johar, Tri mengaku kaget karena pasarnya belum aktif kembali.
“Beda jauh sama yang di Masjid Agung, soalnya di sana sudah aktif kalau di sini kan belum aktif,” paparnya.
Pedagang lain, Rose mengaku baru pindah hari ini. Sejauh ini belum ada pengunjung yang membeli makanan jualannya.
Baca juga: Dulu Masyhur, Begini Nasib Pasar Logam Terbesar di Jateng Era 70an
“Kalau pengunjung belum ada. Soalnya belum ada yang datang juga,” ucapnya.
Adapun makanan yang dia jual adalah kue kering dan beberapa makanan kemasan. Sebelum kebakaran dia sudah jualan di Pasar Johar cukup lama. Menurutnya, lapak yang tersedia saat ini lebih kecil dibanding sebelumnya. Meski begitu, ia tetap bersyukur karena bisa jualan lagi di Pasar Johar.
“Ya sebenarnya tak cukup, sebelum kebakaran kan lebar. Ini dapatnya segini ya disyukuri aja,” tandas Rose.
Editor: Ahmad Muhlisin

