BETANEWS.ID, SEMARANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ahmad Yani Semarang, menyebut adanya potensi hujan disertai petir yang disebabkan awan Cumulonimbus di wilayah Jawa Tengah dalam periode tiga hari ini.
Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Sutikno mengatakan, gelombang atmosfer tipe low frequency serta kondisi atmosfer yang labil pada skala lokal meningkatkan potensi konvektif kuat menyebabkan awan Cumulonimbus.
Baca juga : Desember Nanti Curah Hujan di Jateng Meningkat 40 Persen, Ganjar Ajak Masyarakat Baca Info BMKG
“Ini yang menyebabkan pembentukan awan Cumulonimbus menjadi lebih intensif di beberapa wilayah di Jateng,” jelasnya, Rabu (27/10/2021).
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer , terdapat Siklon Tropis Malou dan bibit siklon di belahan bumi utara.
“Hal itu turut menyebabkan terbentuknya belokan angin di wilayah Jateng,” ujarnya.
Dia memprediksi, dalam periode 3 hari ke depan terdapat beberapa daerah di Jateng yang terjadi fenomena Cumulonimbus lebih intensif.
“Ya tiga hari ke depan beberapa daerah di Jateng terdapat potensi pertumbuhan awan cumulonimbus signifikan,” paparnya.
Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada pada cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah di Jateng dalam 3 hari ke depan.
“Masyarakat tetap waspada dan berhati-hati,” katanya.
Adapun beberapa daerah yang terjadi pertumbuhan awan Cumulonimbus secara signifikan adalah, pada 26 Oktober 2021, berpotensi terjadi di Banjaregara, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, Kab. Pekalongan, Pemalang, Blora, Grobogan, Sragen, Demak, Semarang dan sekitarnya.
Baca juga : Musim Kemarau tapi Jateng Masih Diguyur Hujan, Ternyata Ini Penyebabnya
Pada 27 Oktober 2021, berpotensi melanda Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Wonosobo, Temanggung, Kab/Kota Magelang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Blora, Grobogan, Sragen, Pati, Demak, Kab/Kota Semarang, Karanganyar, Sukoharjo, Surakarta dan sekitarnya.
Pada 28 Oktoberi 2021, potensial terjadi di Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kab/Kota Magelang, Kendal, Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Blora, Grobogan, Sragen, Demak, Semarang dan sekitarnya.
Editor : Kholistiono

