BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menerima audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kudus di Peringgitan Pendopo Kudus, Selasa (5/10/2021). Kedatangan IDI Kudus dalam rangka melaporkan kepengurusan IDI Cabang Kudus 2018-2021 yang telah berakhir masa jabatanya. Hal itu disampaikan oleh Ahmad Syaifuddin selaku Ketua IDI cabang Kudus.
“Musyawarah IDI cabang Kudus yang telah diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus 2021 telah membuahkan hasil dengan terpilihnya kepengurusan IDI yang baru periode 2021-2024. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk melaporkan kepada bupati,” ungkapnya.
Baca juga : Hanya Ada Satu Calon, Pemilihan Ketua IDI Kudus Akan Digelar Hari Ini
Syaifuddin juga menambahkan, jika pelantikan kepengurusan IDI cabang Kudus nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2021 mendatang.
“Selain itu, dalam pelaksanaan pelantikan kepengurusan yang baru nanti, kami juga berharap Pak Bupati berkenan memberikan arahan dan motivasi kepada para pengurus IDI baru yang berjumlah sekitar 300 an orang,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasinya kepada IDI cabang Kudus.
“Terimakasih sekaligus apresiasi kepada IDI Cabang Kudus atas dedikasinya selama ini. Semoga pengabdian yang dilakukan mendapat ridha dari Allah,” ucapnya.
Bupati juga mengimbau agar pengurus IDI selalu menjadi pelopor protokol kesehatan Covid-19.
“Jujur saya was-was, meskipun Kabupaten Kudus saat ini tengah landai kasus Covid-19, namun saya harap kita terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes. Mengingat tetangga kita saat ini tengah dibuat pusing karena muncul klaster baru,” pesanya.
Upaya Pemkab Kudus yang mentargetkan percepatan vaksinasi pun diharapkan mendapat dukungan dari IDI, khususnya dari tenaga vaksinatornya.
Baca juga : Ini Penjelasan Lengkap Tentang Melonjaknya Kasus Covid-19 dari Ketua IDI Kudus
“Oleh karena itu, upaya Pemkab Kudus dalam mentargetkan percepatan vaksinasi dapat didukung oleh pengurus IDI. Saya harap kesediaan rekan-rekan dokter jika diminta menjadi vaksinator harus siap sedia. Meskipun proses percepatan vaksinasi masih ditemui beberapa kendala, di antaranya persediaan dosis vaksin yang terbatas,” pintanya.
Terakhir, Bupati Hartopo berharap, upaya Kabupaten Kudus dalam menekan penyebaran Covid-19 mendapatkan hasil yang maksimal.
“Semoga upaya kita semua untuk menekan penyebaran Covid-19 dapat maksimal, sehingga dapat menghantarkan Kabupaten Kudus pada zona hijau,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

