BETANEWS.ID, SOLO – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima optimis Indonesia siap hadapi gelombang ketiga Covid-19 yang dipredikisi terjadi pada Januari 2022. Ini diucapkannya saat meninjau vaksinasi di di Pura Mangkunegaran Solo, Senin (4/10/2021).
Bima mengatakan, jika seluruh masyarakat optimis dan bergotong royong dengan kesadaran tinggi, maka menurutnya masyarakat akan lebih siap menghadapinnya. Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini obat-obatan dan fasilitas di rumah sakit semuanya sudah siap.
“Kemarin tergagap-gagap dan itu wajar karena itu pandemi dan ini terjadi di mana-mana. Kalaupun toh Januari ada, kita tetap jalankan 3 M atau 5 M di sekolah, tempat ibadah, dan keramaian, karena sekarang rakyat sudah mulai sadar,” jelas Bima.
Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, DKK Solo: ‘Prokes Harga Mati’
Bima menambahkan, keberhasilan penanganan Covid-19 di Indonesia yang kasusnya semakin turun patut diteladani negara-negara lain. Apalagi, negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina kasusnya belum tertangani dengan baik.
Terkait vaksinasi di Pura Mangkunegaran, Bima menjelaskan, vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi seribu warga, baik yang ber-KTP Solo maupun non Solo. Menurut Bima, peserta vaksinasi tersebut adalah mereka sebelumnya takut divaksin, penyintas Covid-19, dan warga yang punya komorbid.
“Vaksinasi ini gotong royong, kerja sama dari Pemkot Solo, Bank Mandiri, Mangkunegaran, BUMN, Kemenkop UKM, ada peritel Solo dan lain-lain, gotong royong bareng-bareng,” ujarnya.
Baca juga: Target Vaksinasi Solo Raya Meleset, Menkes: ‘Kepala Daerah Harus Aktif Usahakan Vaksin’
Pangeran Pura Mangkunegaran, GPH Bhre Cakrahutama yang turut menemani Gibran dalam kegiatan vaksinasi tersebut menambahkan, dirinya mengaku punya tanggung jawab dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Terlebih sebagian peserta vaksinasi merupakan para abdi dalem di Pura Mangkunegaran.
Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk kesehatan dan keamanan para abdi dalem kami. Semoga program vaksinasi kedepan lancar dijalankan dan juga ekonomi bisa cepat pulih dan semua bisa kembali normal, tetapi protokol kesehatan juga dijalankan,” tutup GPH Brhe.
Editor: Ahmad Muhlisin

