31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Menko PMK Muhadjir Minta Kepala Daerah Tidak Stok Vaksin

BETANEWS.ID, SOLO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Solo sudah bagus. Hal tersebut ia katakan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk santri dan disabilitas di Rumah Sakit Islam Kustati Solo, Kamis (2/9/2021).

Kendati demikian, penurunan level Kota Solo termasuk paling akhir. Kata Muhadjir, hal itu dikarenakan Kota Solo masuk dalam wilayah aglomerasi dengan capaian vaksinasi di wilayah sekitarnya masih rendah.

Baca juga : Targetkan Vaksinasi Solo Raya Selesai September 2021, Luhut: ‘Pemerintah Punya 70 Juta Dosis’

-Advertisement-

“Kolo Solo ini aglomerasi, namanya saja Solo Raya, jadi pergerakan orang memusat. Bukan sentrifugal, tapi sentripetal, jadi menumpuk di Solo kalau siang,” jelas Muhadjir.

Uniknya, pada malam hari jumlah penduduk kota Solo hanya sekitar enam ratus ribu jiwa, tetapi siang hari bisa mencapai 2 juta lebih. Hal tersebut dikarenakan Kota Solo menjadi pusat pergerakan orang, terutama dari wilayah sekitar.

Menurut Muhadjir, hal tersebut yang menyebabkan penanganan Covid-19 di Kota Solo tidak juga selesai.

“Makanya sudah benar dipercepat vaksinasinya. Solo Raya kan termasuk kompleks, apalagi levelingnya paling terakhir. Ini bukan karena Kota Solo nya, tapi karena ada enam kabupaten yang semua pergerakan orangnya ke Solo,” tuturnya.

Selanjutnya, Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah melalui Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Pandjaitan selaku koordinator penanganan Covid-19 sudah melihat langsung kondisi di Jawa-Bali. Oleh karena itu, percepatan vaksinasi di wilayah Jawa-Bali akan terus dilakukan.

Ketika ditanya terkait stok vaksin, Muhadjir mengatakan bahwa saat ini stok masih aman. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pimpinan daerah untuk tidak menyetok vaksin.

“Vaksin datang suntikkan. Ini terus mengalir jumlah vaksin dari luar negeri. Berkat kerja keras Bu Menlu dengan berbagai macam skema selain beli, ada donor dari bilateral dan multilateral,” paparnya.

Baca juga : Ibu Hamil di Solo Bisa Ikut Vaksinasi di Semua Puskesmas, Ini Syaratnya

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Solo terus mengejar vaksinasi untuk pelajar usia 12 tahun ke atas.

“Pokoknya, sebulan ke depan fokusnya untuk anak-anak sekolah 12 tahun ke atas. Soalnya sudah PTM,” ujar Gibran.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER