Gelar Upacara HUT RI, Warga Kampung Jawi Kenakan Baju Adat Jawa

BETANEWS.ID, SEMARANG – Warga Kampung Jawi, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang melakukan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik. Mereka melaksanakan upacara bendera dengan menggunakan pakaian adat Jawa dan bahasa Jawa.

Peserta upacara sudah mulai berdatangan sejak jam 6 pagi. Beberapa, ada yang mengajak anaknya yang juga lengkap menggunakan pakaian adat Jawa. Jika dilihat, baju batik dan baju loreng khas Jawa beserta blangkon, membuat kesan Jawa lebih kental pada prosesi upacara tersebut.

Warga mengikuti Upacara HUT RI dengan mengenakan pakaian adat Jawa. Foto: Dafi Yusuf.

Baca juga : Hormati Nakes, Ganjar Pakai Hazmat Saat Pimpin Upacara Kemerdekaan di RSDC Donohudan

-Advertisement-

Selain pakaian lurik dan batik, terdapat pula warga yang menggunakan sarung dan kaus warna hitam disertai dengan caping yang terpasang di kepalanya. Bahkan, beberapa peserta juga terlihat menyelipkan keris di pundaknya.

Penggagas Kampung Jawi Siswanto mengatakan, selama prosesi upacara kemerdekaan di Kampung Jawi, respon warga banyak yang antusias. Hal itu bisa dibuktikan dari peserta upacara yang terdiri dari beragam usia.

“Jadi mulai anak kecil hingga orang-orang tua juga pada antusias ikut upacara,” jelasnya, Selasa (17/8/2021).

Upacara bendera dengan menggunakan pakaian Jawa itu, dia tujukan untuk mengingatkan agar warga Kampung Jawi tak lupa dengan identitas asli sebagai orang Jawa. Untuk itulah, dia menganjurkan warga agar menggunakan pakaian adat Jawa dan bahasa Jawa ketika upacara.

“Ini agar ingat soal budaya Jawa, makanya kita pakai pakaian adat Jawa,” katanya.

Menurutnya, selain menggunakan pakaian adat Jawa, pada upacara kali ini juga menggunakan Bahasa Jawa. Meski membutuhkan waktu yang lama untuk persiapan, peserta upacara tetap hikmat dan antusias ketika melakukan gladi bersih saat latihan.

“Membutuhkan waktu untuk gladi bersih, karena ada intruksi memakai bahasa Jawa yang tak semuanya paham,” imbuhnya.

Baca juga : Pidato Upacara 17 Agustus, Ganjar: ‘Kepakkan Sayap Kejayaan’

Jika dia hitung, warga yang mengikuti upacara di Kampung Jawi mencapai ratusan peserta. Meski demikian, bagi peserta yang mengikuti upacara diwajibkan untuk mentaati protokol kesehatan.

“Ini ada gabungan dari beberapa RW juga pada ikut. Jika ditotal ada sekitar 300 peserta,” paparnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER