BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menargetkan vaksinasi di daerah yang ia pimpin selesai akhir Agustus 2021. Data dari Pemerintah Kota Solo, sampai saat ini capaian vaksinasi di kota tersebut sudah mencapai 70 persen.
Gibran menuturkan, selama Agustus, sudah ada intruksi untuk melaksanakan serbuan vaksinasi di wilayah sekitar Solo yang akan dibantu oleh TNI dan Polri. Dirinya juga memastikan jumlah vaksin bulan ini melimpah.

“InsyaAllah melimpah. Vaksin dosis kedua kita juga tidak pernah mengalami keterlambatan. Dosis ketiga untuk nakes juga sudah ada. Datanya sekitar 300, tinggal disuntikke (vaksin) modernanya,” ujarnya, Jumat (6/8/2021).
“Minggu ini anak-anak sekolah (umur) 12 sampai 17 tahun sudah mulai divaksin. Minggu depan sudah mulai menyasar ibu hamil. Jalan terus aja sampai akhir Agustus, Solo tinggal dikit kok,” ujarnya.
Baca juga: Targetkan Vaksinasi Solo Raya Selesai September 2021, Luhut: ‘Pemerintah Punya 70 Juta Dosis’
Meski optimis target capaian vaksin akan selesai akhir Agustus ini, menurut Gibran capaian vaksinasi bukan merupakan sebuah ajang perlombaan.
“Bukan masalah sopo seng luwih cepet (siapa yang lebih cepat). Jadi yang namanya kekebalan komunal harus dibentuk se Solo Raya, bukan Solo tok. Kalau Solo tinggi, ya percuma wong orang luar Solo ini kegiatane di Solo,” ucapnya.
Gibran mengatakan, pekan depan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest), Luhut Binsar Panjaitan akan kembali mengunjungi Solo untuk melakukan evaluasi. Ia menginginkan, capaian vaksinasi harus sudah melewati target sebelum Luhut ke Solo. Termasuk kabupaten sekitar Solo yang seharusnya mengejar capaian vaksinasi.
“Evaluasinya ya vaksinasi, tracing, testing. Kalau Solo kan sudah yang paling tinggi kita capaian testingnya sudah 102 persen, vaksinnya sudah 70 persen dan ini jalan ke 75 ke 80. Kita kebut lah Agustus ini,” tegasnya.
Baca juga: Temui Pedagang Pasar Klewer dan Sampaikan Salam dari Jokowi, Luhut Janjikan Ini
Selain itu, Gibran juga akan melihat perkembangan hingga minggu depan. Jika sudah ada penurunan yang berimbas baik, kemungkinan akan dilakukan pelonggaran. Ia juga akan melihat jumlah kasus angka harian serta angka warga yang menjalani isolasi.
“Tunggu hari Senin kan kita ngeluarin SE yang baru. Makanya kita kemarin Pak Luhut, Pak Budi kami ajak ke Pasar Klewer biar bisa melihat sektor non-esensial, mereka baru 1 minggu buka, apakah pedagangnya taat prokes, apakah ada kerumunan, hari Senin kita formulasikan lagi,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

