BETANEWS.ID, SOLO – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja di Solo, Kamis (5/8/2021). Dalam kunjungannya tersebut, Luhut beserta rombongan melakukan tinjauan di beberapa tempat isolasi, diantaranya Asrama Haji Donohudan (AHD) dan SD N Cemara Dua.
Di AHD, Luhut beserta rombongan berkeliling di tempat isolasi tersebut yang juga saat ini telah disulap menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Kemudian di SDN Cemara Dua, dirinya berbincang dengan warga dari luar pagar dan menceritakan keluarganya yang merupakan penyintas Covid-19.

Luhut memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani isolasi untuk terus berjuang melawan Covid-19. Ia mengaku tidak malu untuk mengatakan bahwa dirinya pernah terkena Covid-19. Menurutnya, hal tersebut bukan sebuah aib yang perlu ditutup-tutupi.
Baca juga: Targetkan Vaksinasi Solo Raya Selesai September 2021, Luhut: ‘Pemerintah Punya 70 Juta Dosis’
“Jadi tidak ada hal bilang ini aib atau tidak, Jadi sekali lagi anak saya kena, dua yang Kopassus, yang Kopassus lho kena, satu masuk rumah sakit yang satu ndak. Mantu saya dua itu sarjana semua isolasi, cucu saya yang 12 tahun kena, tapi Alhamdulillah hanya delapan hari,” kata dia.
Selain itu, Luhut juga berpesan kepada warga yang isolasi untuk jujur saat diranyakan perihal riwayat kesehatan. Menurutnya, kejujuran adalah salah satu upaya untuk menghindari adanya klaster baru, terutama klaster keluarga.
“Tolong sampaikan ini bukan penyakit yang aneh, tapi ini kejadian memang luar biasa. Ayo kita masuk, kalau memang kena jangan sampai bikin klaster baru lagi,” paparnya.
Baca juga: Solo Masih PPKM Level 4, Gibran: ‘Sepekan Lagi Kalau Turun Level 3, Kita Longgarkan Aturan’
Selanjutnya, salah satu upaya pencegahan Covid-19 adalah dilakukannya percepatan vaksinasi. Luhut berharap herd imunity dapat segera tercapai pada akhir Agustus ini.
“Di Solo di sini baru 69 persen dan (kabupaten) sekitarnya masih 38an persen, jadi tadi sama Pak Menkes kami mau bisa 75 persen akhir bulan. Kalau ini bisa, September kita harapkan sudah selesai,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

