31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dari Target 118 Ribu, Baru 9.718 Warga Kecamatan Jekulo yang Divaksin

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 9.718 Kecamatan Jekulo sudah menjalani vaksinasi di dua Puskesmas, yakni Puskesmas Jekulo dan Tanjungrejo. Vaksinasi di kecamatan tersebut bekerja sama dengan puskesmas, desa, maupun perusahaan besar di wilayah tersebut.

Camat Jekulo Wisnu Broto Purnawaman mengatakan, Kecamatan Jekulo yang memiliki 12 desa, terbagi atas 2 puskesmas. Puskemas Tanjungrejo menaungi enam desa, dan enam desa lainnya dibawah tanggung jawab Puskesmas Jekulo.

Dari target 118.000 warga di Kecamatan Jekulo, baru ada 9.718 yang yang divaksin. Rinciannya, Puskesmas Tanjungrejo 4.913 orang dan Puskesmas Jekulo 4.805 orang.

-Advertisement-

Baca juga: Dinkes Kudus Minta Tambahan Vaksin 1 Juta Dosis ke Presiden

“Target sasarannya mulai dari dewasa, lansia, remaja, dan masyarakat umum lainnya. Remaja yang berusia 18 tahun ke atas sudah ada yang divaksin,” kata Wisnu saat ditemui di ruangannya, Kamis (29/7/2021).

Dalam proses vaksinasi, lanjut Wisnu, tidak selamanya mulus. Pihaknya juga mendapatkan beberapa kendala saat akan melakukan vaksinasi. Salah satunya adalah tersebarnya berita bohong atau hoaks yang membuat warga enggan divaksin.

“Kendala yang biasanya kita temui itu ada masyarakat yang takut divaksin. Mereka termakan hoaks yang belum jelas. Jadi kita berupaya untuk terus mengedukasi mereka agar mau divaksin,” ungkapnya.

Alhasil, pihaknya terus menerus memantau perkembangan capaian vaksin di wilayahnya. Agar semua target sasaran bisa segera terpenuhi.

Baca juga: Ada Banyak Merek Vaksin, Mana yang Paling Bagus? Ini Kata Indra Rudiansyah

Sementara itu, di hari sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dan Bupati Kudus HM Hartopo mencoba meminta tambahan vaksin ke pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Kepala DKK Kudus, Badai Ismoyo mencoba meminta tambahan dropping vaksin dari pemerintah pusat, saat dikunjungi oleh Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP), Abraham Wiratomo. Dalam kesempatan itu, Badai menitip pesan bahwa kekurangan vaksin Kota Kretek mencapai 1 juta dosis.

Badai berjanji, jika Kudus bisa mendapatkan tambahan 1 juta vaksin, ia bisa menghabiskannya dalam waktu satu bulan. Sebab dengan bantuan banyak pihak, ia yakin vaksinasi bisa cepat terselesaikan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER