BETANEWS.ID, SEMARANG – Pernah lihat kelapa muda yang digambari tokoh wayang Arjuna dan Sumbodro? Biasanya warga Kota Semarang menggunakan kelapa muda bergambar dua tokoh wayang tersebut untuk mitoni atau memperingati 7 bulan kehamilan.
Jika Sahabat Beta pergi ke Pasar Peterongan Kota Semarang, di bagian belakang pasar masih banyak penjual kelapa muda yang bergambar dua wayang tersebut.

Penjual kelapa di Pasar Peterongan, Joko mengatakan, kelapa muda yang bergambar Arjuna dan Sumbodro itu biasanya digunakan untuk mitoni anak pertama.
“Ini sudah tradisi Jawa sudah lama,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Selasa (16/7/2021).
Baca juga: Dipercaya Bisa Bikin Cepat Hamil, Peminat Buah Zuriat di Kurma Sehat Hingga Mancanegara
Untuk satu pasang kelapa muda bergambar itu dibanderol Rp 30 ribu untuk ukuran sedang, sementara untuk ukuran yang lebih besar harganya Rp 40 ribu. Adapun jenis kelapa yang dipakai adalah kelapa gading.
“Sebenarnya ada yang lebih mahal, yaitu yang dipakai paku,” ujarnya.
Untuk membuat kelapa bergambar wayang itu tak bisa sembarangan. Dia memilih kelapa muda agar mudah dibelah ketika mitoni. Dalam hal ini, diwajibkan yang membelah kelapa muda itu merupakan suami dari istri yang sedang hamil.
“Memang dicari yang muda karena harus dibelah sama bendo harus pisah. Kalau pakai yang tua kasian suaminya. Sekali bacok harus sudah terbelah menjadi dua,” katanya.
Dia mengatakan, sampai saat ini masih banyak warga Kota Semarang yang mencari kelapa muda bergambar dua tokoh wayang tersebut. Dalam satu hari bisanya bisa laku sekitar 20 pasang.
“Lakunya biasanya itu mulai hari Kamis dan Sabtu,” paparnya.
Baca juga: Diburu Ibu Hamil dan Kaya Manfaat, Sirup Parijoto Sumarlan Laris Manis di Pasaran
Jika dibandingkan dengan Senin hingga Rabu biasanya sepi. Menurutnya, hal itu disebabkan karena orang Jawa biasanya mengambil hari Sabtu malam untuk mitoni. Meski demikian, dia mengaku tak ada bulan-bulan tertentu yang membuat penjualan kelapa itu ramai.
“Tak ada bulan-bulan khusus. Rata-rata orang Jawa pakai hari itu (Sabtu malam),” imbuhnya.
Dia menjelaskan, makna dari dua tokoh wayang yang tergambar di kelapa itu mempunyai harapan agar kelak anak yang dilahirkan bisa ganteng seperti Arjuna jika yang lahir adalah laki-laki.
“Sebaliknya, kalau wanita bisa cantik seperti Sumbodro,” tandas Joko.
Editor: Ahmad Muhlisin

