Puskesmas Jati Temukan Ada Depot Air Minum Isi Ulang Tak Jaga Kebersihan

BETANEWS.ID, KUDUS – Puskesmas Jati Kabupaten Kudus lakukan inspeksi sanitasi (IS) di 21 depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah Kecamatan Jati. Dari semua tempat yang dilakukan pengecekan, ditemukan ada beberapa depot yang tidak menjaga kebersihan.

Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi Standar kualitas, higienitas, dan sanitasi DAMIU. Ini mencakup kebersihan lingkungan, kebersihan peralatan, kalayakan lampu UV, filter atau penyaring air, pengukuran PH air, dan tentunya memastikan air layak dikonsumsi.

Pemeriksaan rutin depot air minum isi ulang di Kecamatan Jati oleh Puskesmas Jati. Foto: Nila Rustiyani.

“Dari 10 DAMIU yang sudah kita periksa masih ada yang kita temukan kurang terjaga kebersihannya. Filter tidak diganti setiap enam bulan sekali. Lampu UV ada yang tidak berfungsi dengan maksimal dan pengelola tidak menjalankan prokes dengan baik,” kata Ahmad, Jumat (9/7/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Pembangunan Pasar Desa Jepang Kudus Telan Biaya Rp 3,2 Miliar

Dari temuan yang ada, lanjut Ahmad, pihaknya akan lebih melakukan pengawasan. Sedangkan hasil temuannya akan langsung ia sampaikan ke pihak pengelola untuk segera menindaklanjuti masalah tersebut.

Kegiatan ini dikatakan Ahmad dilakukan setiap dua bulan sekali. Pihaknya menjelaskan bahwa syarat air minum yang layak dikonsumsi adalah air yang hasil pemeriksaan laboratorium MPN (Most Probable Number) tidak ditemukan adanya bakteri Escherichia Coli (E-coli).

“Dari hasil uji laboraorium yang sudah keluar, DAMIU AGATE yang berada di Desa Jetis Kapuan hasilnya bagus. E-coli tidak ditemukan. Untuk yang lainnya masih kita tunggu,” ucapnya.

Baca juga: Alokasi Anggaran Pembangunan Gedung MPP Kudus Tinggal Rp 9,4 Miliar

Sedangkan bagi DAMIU yang tidak memenuhi standar kelayakan air minum, pihaknya menyimpulkan bahwa kebersihan sanitasi belum terpenuhi. Proses pengelohan belum sesuai standar dan pihaknya menyarankan agar bisa diperbaiki oleh pengelola DAMIU.

Demi menjaga kebersihan air yang layak untuk dikonsumsi, pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk merebus air sebelum diminum.

“Saran saya konsumsi air untuk minum sebaiknya air tetap direbus,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER