RS Aisyiyah Kudus Bantah Ada Pasien Covid-19 Kabur, Ternyata Kronologinya Seperti Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Media sosial digegerkan adanya kabar seorang pasien positif Covid-19 yang kabur dari RS Aisyiyah Kudus. Bahkan kabar tersebut beredar di grup-grup percakapan yang meresahkan warga Kudus.

Isi pesan itu adalah:

“Pesan nama H***** alamat KTP KK Wergu Kulon Kecamatan Kota, namun sudah lama tidak tinggal di Wergu Kulon. Info dari RS Aisyiyah Kudus, orang tersebut melarikan diri kemarin dari RS daam kondisi positif COVID di ruang isolasi.”

-Advertisement-

Menanggapi adanya kabar yang simpang siur tersebut, pihak rumah sakit pun buka suara. Humas RS Aisyiyah Kudus Agus Prasetyo membantah jika ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 melarikan diri. Pasien yang dikabarkan kabur itu berinisial H, warga Desa Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Pihaknya menjelaskan bahwa pada kenyataannya, pasien H tersebut telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang oleh dokter dan disarankan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Sayangkan Penyitaan Bahan Baku Sate Saat Razia PPKM Darurat, Hartopo: ‘Jangan Sita, Saya Tak Setuju’

“Ada pasien covid yang dikatakan kabur itu tidaklah benar. Kronologi awal pasien datang mau melahirkan, kemudian saat dilakukan rapid antigen, ternyata positif covid,” katanya kepada awak media, Selasa (6/7/2021).

Sesudah menjalani proses persalinan, jelas Agus, pasien tersebut langsung menjalani perawatan di ruang isolasi. Sedangkan bayinya setelah menjalani perawatan 1×24 jam diperbolehkan pulang dengan kondisi sehat.

“Di dalam ruang isolasi, pasien dirawat oleh seorang dokter spesialis. Setelah tujuh hari lakukan perawatan, pasien diizinkan pulang oleh dokter yang menangani,” lanjutnya.

Rencananya, pasien tersebut pulang Sabtu (3/7/2021). Namun, dikarenakan dokter yang sejak awal menangani pasien tersebut sedang ada acara di luar kota, alhasil pemulangan pasien diambil alih oleh rekan dokter sesama spesialis di ruang isolasi.

Baca juga: Tak Ada Penjagaan, Penyekatan Jalan di Kudus Banyak yang Diterobos

Sebelum memulangkan pasien, dokter memeriksa terlebih dahulu pasien. Sambil menunggu surat kontrol dan obat yang disiapkan dokter, diketahui keluarga pasien sudah datang menjemput dan terburu-buru untuk pulang.

“Di saat menunggu obat, pasien sudah dijemput keluarganya dan terburu-buru pulang. (Pasien) tidak kabur, karena sudah mendapatkan izin pulang,” jelas Agus.

Di hari selanjutnya, salah seorang anggota keluarga pasien datang mengambil obat dan surat kontrol yang sebelumnya belum diambil. Pihak rumah sakit juga meminta koordinasi dengan bidan desa setempat untuk memantau kondisi pasien yang lanjut melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kami juga sudah koordinasi dengan bidan desa setempat untuk memantau kondisi ibu tersebut. Untuk tracing selanjutnya, itu tugas dari puskesmas,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER