Sepekan Dibuka Kembali, Taman Bojana Masih Sepi Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS – Taman Bojana Kudus sudah kembali dibuka. Sebelumnya, tempat tersebut ditutup akibat terjadinya insiden pengunjung meninggal dunia secara mendadak. Namun, meski sudah dibuka, pusat jajanan selera rakyat (pujasera) itu masih terlihat sepi pembeli.

Taman Bojana sempat ditutup pada Sabtu (10/6/2021). Setelah sepekan dibuka kembali, beberapa warung yang menjajakan masakan khas Kudus seperti soto Kudus, nasi pindang terlihat buka. Namun, yang tutup juga lebih banyak. Bahkan ada pedagang tampak tertidur menunggu pembeli.

Ditemui di warung, Sulis, karyawan di Warung Soto dan Pindang Mak Mah mengatakan, Taman Bujana ini sudah sepekan buka. Setelah sebelumnya ditutup, karena ada pengunjung yang meninggal. Meski dibuka kembali, omzet yang didapatkannya turun drastis.

-Advertisement-

Baca juga: Mulai Hari Ini, Semua Warung Makan di Taman Bojana Diperintahkan untuk Ditutup

“Pendapatan apa mas, ini pengunjungnya saja tidak ada. Pengunjungnya turun drastis hingga 70 persen,” ujar Sulis kepada Betanews.id, Kamis (1/6/2021).

Sulis mengatakan, sebelum ditutup, pengunjung di Taman Bojana Kudus bisa dibilang lumayan. Namun, adanya pengetatan di masa pandemi, Taman Bojana menjadi sepi pengunjung. Karena pengunjung yang datang kebanyakan orang dari luar daerah,

“Namun, situasi sekarang kan berbeda ya. Saat ini masih pandemi, dan kasus Covid-19 di Kudus juga masih tinggi. Sehingga orang lain daerah berkunjung ke Kudus itu masih takut,” ungkapnya.

Meski sepi pengunjung, warung tempat Sulis bekerja tetap buka. Sebab, pemilik warung memerintahkannya untuk tetap buka. Dia mengatakan, pemiliki warung tidak masalah sepi pembeli, yang penting tetap ada pemasukan.

Baca juga: Tak Lengkap Rasanya Jika ke Kudus Tak Mampir di Pusat Kuliner Taman Bojana

Sementara itu, Koordinator Pedagang Taman Bojana, Kadari mengatakan, dibukanya kembali Taman Bojana sebagai upaya memulihkan perekonomian masyarakat.

“Taman Bojana sudah dibuka lagi, kita sudah koordinasi dengan Dinas Perdagangan. Memang ini sebagai upaya kita untuk memulihkan perekonomian para pedagang. Kasihan kalau ditutup terlalu lama” katanya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER