Sebuah banner bertuliskan AGP Laundry melayani antar jemput gratis ongkir tampak terpasang di sebuah rumah yang berada di Dukuh Randu Gede, RT 05 RW 03, Kelurahan Pengkol, Jepara. Di sana terlihat seorang perempuan sedang duduk memangku anaknya. Ia adalah Ika Dewi Prihasanti, pemilik usaha laundry tersebut.
Ika, bergitu dia biasa akrab disapa, sudi berbagi cerita kepada Betanews.id tentang produk Kredit Cepat Aman (KCA) Pegadaian. Dia mengaku, Berkat KCA Pegadaian, dirinya bisa membuka usaha laundry dan terbebas dari hutang.
“Saya memilih pegadaian karena prosesnya cepat, 15 menit bisa cair. Syaratnya cuma fotocopy KTP atau identitas resmi lainnya. Menyerahkan barang jaminan. Untuk kendaraan bermotor membawa BPKB dan STNK Asli. Nasabah menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK) kemudian slesai,” terangnya.
Menurutnya, KCA merupakan solusi terpercaya untuk mendapatkan pinjaman secara mudah, cepat dan aman. Untuk mendapatkan kredit nasabah hanya perlu membawa agunan berupa perhiasan emas, emas batangan, mobil, sepeda motor, laptop, handphone, dan barang elektronik lainnya.
Selain itu, layanan KCA juga memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya tersedia lebih dari 4.400 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia. Prosedur pengajuannya sangat mudah. Calon nasabah atau debitur hanya perlu membawa agunan berupa perhiasan emas dan barang berharga lainnya ke outlet Pegadaian. Dan proses pinjaman sangat cepat, hanya butuh 15 menit.
“Pinjaman mulai dari Rp 50 ribu hingga lebih dari Rp 500 juta. Jangka waktu pinjaman maksimal 4 bulan atau 120 hari dan dapat diperpanjang dengan cara membayar sewa modal saja atau mengangsur sebagian uang pinjaman. Pelunasan dapat dilakukan sewaktu-waktu. Tanpa perlu buka rekening juga bisa,” kata Ika saat ditemui beberapa waktu yang lalu.
Ika bersyukur berkat Pegadaian dirinya bisa mempunyai usaha laundry. Dan saat ini ia sudah merasa cukup tanpa harus hutang. Jika ramai, Ika bisa mendapat penghasilan dari laundry Rp 150 ribu per hari. Dan saat sepi masih bisa mengantongi uang sekitar Rp 60 ribu.
“Dulu waktu hamil anak ke dua saya banyak hutang. Tapi saya harus kuat, sekarang juga ada yang bully dan ada juga yang bilang sabar. Alhamdulillah sekarang saya sudah tercukupi berkat Pegadaian, sudah tidak punya hutang,” tuturnya. (Adv)
Baca juga: Pernah Diejek Tetangga Karena Banyak Hutang, Ika Tak Peduli dan Nekat Dirikan Usaha Laundry
Editor: Suwoko




